Perjalanan Peristiwa Rengasdengklok

Peristiwa Rengasdengklok merupakan awal dari kebangkitan bangsa Indonesia, sebagai awal dari kejayaan masyarakat nusantara.

Hal ini membuat peristiwa tersebut di anggap sejarah yang paling berharga, bilamana tidak terjadi peristiwa tersebut, mungkin Indonesia masih belum diakui Negara di mata dunia.

Sebagai masyarakat Indonesia kita harus mengetahui sejarah penting dan dasar dari sejarah tersebut. Lalu, apa yang menjadi dasar dari peristiwa Rengasdengklok?

 Latar Belakang Peristiwa Rengasdengklok

Dasar dari terjadinya peristiwa Rengasdengklok yaitu perbedaan pendapat, antara golongan tua dan golongan muda.

Golongan tua yang terdiri dari Ir Soekarno, Moh Hatta, dan Achmad Subardjo yang berpendapat, bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia harus dirundingkan terlebih dahulu dengan pihak PPKI, dimana Bung Karno sebagai ketua nya.

Sementara itu, golongan muda yang dikepalai oleh Soekarni, Aidit, Chaerul Saleh, dan  Wikana menginginkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia di percepat.

Disamping itu, golongan muda juga tidak suka dengan PPKI, dimana Jepang akan ikut andil dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia, tetapi golongan muda ingin tidak ada campur tangan Jepang.

Peristiwa Rengasdengklok terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945, sebelum gerakan dilakukan golongan mudah sudah melakukan perundingan, pada tanggal 15 Agustus 1945. Pertemuan tersebut dilangsungkan di Jalan Pegangsaan Timur No 56, Jakarta.

Hasil dari perundingan tersebut adalah keinginan dari golongan muda, dimana pelaksanaan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, bisa terlepas dari hubungan dan janji kemerdekaan yang telah diberikan oleh pihak Jepang kepada Indonesia.

Kesepakatan tersebut telah disampaikan kepada presiden pertama Republik Indonesia yaitu Ir Soekarno dan wakilnya Moh Hatta, namun hasil dari pertemuan itu tidak mendapat sambutan baik, sebab Soekarno Hatta menolaknya.

Keputusan yang di buat oleh Ir Soekarno dan Moh Hatta tidak lepas dari tanggung jawab Bung Karno Bung Karno sebagai ketua dai PPKI. Jadi mereka tidak bisa memberi keputusan secara sepihak begitu saja.

 Kronologi Terjadinya Pristiwa Rengasdengklok

Peristiwa yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945, dikenal sebagai peristiwa Rengasdengklok dan sebagai peristiwa paling penting dalam perjalanan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Dimana golongan muda yang terdiri dari Wikana, Aidit, Chaerul Saleh, dan Soekarni. Mereka di kenal dengan nama Menteng 31 dan Soekarni sebagai ketunya. Anggota Menteng 31 menculik  Ir Soekarno dan Moh Hatta pada pukul 03:00 WIB.

Soekarni membawa Ir Soekarno dan Moh Hatta ke Jalan Rengasdengklok, Karawang – Jakarta, maka kejadian ini dikenal dengan nama peristiwa Rengasdengklok.

Gerakan tersebut dilakukan atas tujuan untuk mendesak presiden pertama RI mempercepat pembacaan teks proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia.

Mereka akhir nya mendapat kesepakatan, antara golongan tua dan golongan muda untuk menentukan kapan waktu pembacaan teks proklamasi kemerdekaan yang tepat.

Hal ini tidak lepas dari kekalahan telak Jepang dalam perang pasifik yang saat itu sedang menduduki Indonesia.

Keputusan tersebut tidak langsung disepakati, sebab golongan muda harus mendesak Ir Soekarno dan Hatta terlebih dahulu, namun tidak mudah untuk merubah pendirian mereka.

Disamping itu, anggota PETA sudah menyusun strategi untuk menggulingkan kekuasaan presiden dan merebutnya.

Rencana yang sudah di buat oleh Charuil dan anggota PETA tidak terlaksana. Hal ini dikarenakan tidak semua anggota PETA yang setuju dengan gerakkan tersebut dan merebut kekuasaan dari Soekarno Hatta.

Pada awalnya Ir Soekarno dan Moh Hatta ingin membaca teks proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggap 17 Agustus 1945.

Lokasi yang di pilih adalah lapangan IKADA Jakarta dan sekarang menjadi Lapangan Monas, opsi ke 2, mereka akan membacakan teks proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur No 56, lebih tepat nya di kediaman dari Soekarno.

Berita mengenai acara pembacaan teks proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia sudah tersebar luas, sehingga banyak tentara Jepang yang ditugaskan untuk berjaga-jaga di lapangan IKADA Jakarta. Oleh karena itu, opsi kediaman Soekarno dicanangkan.

Ketika diskusi dalam peristiwa Rengasdengklok telah disepakati, bahwa pembacaan teks proklamasi kemerdekaan akan dibacakan di kediaman Soekarno, lebih tepat nya terletak di Jalan Pegangsaan Timur No 56, Karawang – Jakarta.

Keputusan tersebut di ambil atas dasar menghindari bentrokan antara anggota pejuang kemerdekaan yang menonton pembacaan teks proklamasi dengan tentara-tentara Jepang yang ditugaskan untuk berjaga di lapangan IKADA Jakarta.

Proses pembuatan teks proklamasi baru di buat pada saat peristiwa Rengasdengklok, ketika Ir Soekarno dan Moh Hatta di culik. Mereka membuat teks proklamasi di kediaman salah seorang warga Tionghoa yaitu Djiaw Kie Siong.

Saat diskusi pembuatan teks proklamasi di dalam rumah, bendera merah putih yang di jait oleh Ibu Fatmawati telah dikibarkan pada hari Kamis, tanggal 16 Agustus 1945 untuk pertama kalinya.

Pengibaran dilakukan dalam rangka persiapan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia oleh Soekarno dan Hatta.

Jusuf Kunto diutus untuk berunding dengan golongan muda yang ada di Jakarta, mengingat mereka tidak mendapat kabar dari pemuda yang bersiap di Jakarta. Namun saat Kunto sampai, dia hanya bisa menemukan Mr Achmad Soerbardjo dan Wikana.

Achmad Soebardjo dan Jusuf Kunto segera menjemput Fatmawati, Guntur, Ir Soekarno dan Moh Hatta di Rengasdengklok. Mereka membawa Soekarno Hatta ke Jakarta untuk membacakan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada awalnya mereka ingin pembacaan teks proklamasi dilakukan pada tanggal 16 Agustus 1945 di malam hari, pembacaan dilakukan di Jalan Pegangsaan Timur No 56  dikediaman dari Ir Soekarno. Namun teks proklamasi baru selesai di ke esokkan harinya.

Jadi pembacaan teks proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia dilakukan pada tanggal 17 Agustus 1945 . Ir Soekarno membacakan teks proklamasi kemerdekaan dan menjadi awal kebangkitan dari bangsa Indonesia, sebab gejolak di seluruh wilayah Indonesia mulai bergerak.

Disamping itu, orang yang mengetik teks proklamasi bangsa Indonesia adalah Sayuti Malik. Dia menggunakan mesin tik yang di ambil secara paksa dari Kantor Perwakitan AL (Angkatan Laut) Jerman yang bernama Mayor Dr Hermann Kandeler.

Akhir Peristiwa Rengasdengklok

Pada proses penjemputan Soekarno Hatta ke Jakarta oleh Jusuf Kunot dan Achmad Soebardjo ke Jakarta, Soebardjo menjadi sosok yang sangat penting, pasalnya dialah yang meyakinkan kepada seluruh pemudah yang menduduki kediaman presiden pertama.

Dia meyakinkan kepada kaum pemuda, bahwa teks proklamasi akan dibacakan segera, paling lambat pukul 12:00 WIB keesokkan harinya.

Pemuda-pemuda percaya kepadanya, sebab Soebardjo menjadikan nyawanya sebagai jaminan untuk bisa melepaskan Ir Soekarno dan Moh Hatta. Oleh karena itu, dia di angkat menjadi komandan di Kompi PETA, sehingga masyaraka melepas Soekarno Hatta untuk ke Jakarta.

Demikian perjalanan perjuangan bangsa Indonesia dalam peristiwa Rengasdengklok yang menjadi awal dari kebangkitan bangsa Indonesia. Meski setelah pembacaan teks proklamasi Indonesia masih mengalami penjajahan oleh Belanda setelah Jepang pergi.

Sebagai warga negara Indonesia kita harus mengetahui sejarah peristiwa Rengasdengklok, tanpa pejuang-pejuang kemerdekaan Indonesia belum tentu diakui oleh negara lain. Selain itu, seluruh pemuda di seluruh Nusantara mulai ikut melakukan gerakan besar kemerdekaan.

Sumber Referensi
  1. Peristiwa Rengasdengklok: Penculikan atau Pengamanan. http://www.berdikarionline.com/. Diakses pada 28 Desember 2017.
  2. Her Suganda. 2009. Rengasdengklok Revolusi dan Peristiwa 16 Agustus 1945. Jakarta: Kompas.
  3. Nugroho, Arifin dan Ipong Jazimah. 2011. Detik – Detik Proklamasi: Saat-saat Menegangkan  Menjelang Kemerdekaan Republik. Yogyakarta: Narasi
  4. Zahorka, Erwig. SEJARAH DARI TUGU PERINGATAN PAHLAWAN JERMAN
    DI ARCA DOMAS, INDONESIA. bogor.indo.net.id. Diakses pada 28 Desember 2017.

Serba-serbi Sistematika UUD 1945

Undang Undang Dasar 1945 menjadi satu pokok yang mengatur kehidupan masyarakat Indonesia. Undang Undang Dasar 1945 ini sudah mengalami beberapa kali perubahan atau juga dikenal dengan istilah amandemen.

Baik sebelum atau setelah dilakukan amandemen, terdapat sistematika UUD 1945 yang sudah ditetapkan dan diamandemen sesuai dengan kebutuhan.

 Sistematika UUD 1945 Secara Umum

Indonesia sudah mengalami beberapa kali amandemen Undang Undang Dasar 1945. Tujuan dari amandemen tersebut adalah untuk memperjelas, menyempurnakan, melakukan koreksi tanpa mengubah pasal-pasal yang ada, dan memperbaiki kesalahan yang ada di dalamnya. Hal ini menjadi dasar dari dilakukannya amandemen Undang Undang Dasar 1945.

Undang Undang Dasar Republik Indonesia sudah mengalami beberapa kali amandemen dan menghasilkan sistematika UUD 1945 yang tetap sama dengan sebelumnya, namun sedikit berbeda di bagian isi.

Amandemen tersebut tak mengubah dasar negara, bentuk negara, dan bentuk pemerintahan yang ditetapkan sejak dulu, sesuai dengan awal mula pembuatannya.

Mulai zaman proklamasi kemerdekaan Indonesia sampai sekarang, sudah berlaku 3 macam Undang Undang Dasar yang digunakan dalam 8 periode, yaitu UUD 1945, UUD RIS 1949, dan UUDS 1950.

Setelah itu, Indonesia kembali menggunakan UUD 1945 yang diamandemen sebanyak 4 kali. Hasil amandemen tetap menganut sistematika UUD 1945 seperti dasarnya.

Sebelum diamandemen, sistematika UUD 1945 antara lain sebagai berikut ini.

  1. Pembukaan: terdiri dari 4 alenia serta 4 pokok pikiran.
  2. Batang tubuh terdiri dari 16 bab, 37 pasal, 4 aturan peralihan, serta 2 aturan tambahan.
  3. Penjelasan terdiri dari penjelasan umum serta pasal demi pasal.

Setelah dilakukan amandemen, sistematika UUD 1945 yang berlaku seperti berikut.

  1. Pembukaan UUD 1945 terdiri dari 4 alenia serta 4 pokok pikiran.
  2. Batang tubuh yang terdiri 16 bab, 37 pasal, 4 aturan peralihan, serta 2 aturan tambahan.
  3. Penjelasan yang terdiri dari penjelasan umum dan juga pasal demi pasal.

Makna Tiap Alenia Pada Sistematika UUD 1945 Bagian Pembukaan

Terdapat 4 alenia pada sistematika UUD 1945 bagian pembukaan. Tiap alenia ini terdiri dari pokok pikiran yang berbeda.

Pokok pikiran pada alenia pertama menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang ingin menghapuskan bentuk penjajahan, karena hal penjajahan bertentangan dengan nilai kemanusiaan.

Alenia kedua menjelaskan bahwa bangsa Indonesia akan berusaha untuk mewujudkan negara yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Alenia ketiga menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang mendambakan keseimbangan dan kesinambungan antara kehidupan materiil dan spiritual atau bisa juga disebut keseimbangan antara dunia dan akhirat.

Makna dari alenia keempat pada UUD 1945 menegaskan bahwa Indonesia ingin melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia dengan dasar kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Seluruh pokok bahasan dalam tiap alenia pada pembukaan Undang Undang Dasar 1945 tersebut tak berubah dari waktu ke waktu, meski melalui beberapa kali amandemen.

Hal ini juga masih bisa kita temukan kesamaannya sesuai dengan sistematika UUD 1945 yang masih ada sampai sekarang, sesuai dengan cita-cita, fungsi, dan juga tujuan bangsa Indonesia.

Adanya sistematika UUD 1945 yang dipertahankan hingga kini memiliki makna mendalam yang bukan hanya sebatas tertulis atau tercetak, melainkan juga menjadi sebuah pedoman untuk kita sebagai rakyat Indonesia.

Hal ini juga sudah diperjelas dengan adanya pasal dan penjelas yang ada di dalam bagian isi dan akhir dari Undang Undang Dasar 1945.

Sumber referensi
  1. Anonim. Undang-Undang Dasar. hukumonline.com. Diakses pada 4 anuari 2018.
  2. Jimly Asshiddiqie. “Konsolidasi naskah UUD 1945. Penerbit: Yarsif Watampone, Jakarta, Indonesia. 2003.
  3. Widjaya, A. W. 1985. Sistematika undang-undang dasar 1945 (Berita Republik Indonesia tahun II nomor 7 tanggal 15 Februari 1946. Alumni, 1985

Sejarah Lengkap Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia

Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia – Pancasila sendiri terdiri dari 2 suku kata Sansekerta yaitu Panca yang berarti lima dan Sila berarti dasar atau asas atau prinsip, sehingga Pancasila di kenal sebagai ideologi bangsa Indonesia atau philosophische groundslag.

Ketika ingin membuat sebuah peraturan dalam pemerintah, Pancasila menjadi acuan dalam setiap Undang-Undang Dasar, maka bisa dikatakan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Hal ini dituangkan dalam UUD 1945 Alinea IV.

Di dalam hukum, Pancasila bersifat fundamenta atau tetat, sehingga tidak bisa dirubah dan setiap aturan harus mengacu kepada Pancasila sebagai dasar negara. Oleh karena itu, setiap sistem ketatanegaraan harus berdasarkan asas yang ada di Pancasila.

Lima alinea yang ada pada Pancasila yaitu Ketuhanan yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Walaupun sudah mengalami perubahan kandungan dan urutan setiap sila, tetap menjadi dasar negara.

Sejarah Terbentuknya Pancasila

Dr. Kanjeng Raden Tumenggung Radjiman Wedyodiningrat sebagai ketua dari badan penyelidikkan usaha persiapan kemerdekaan Indonesia.

Di tanggal 1 Maret 1945 terjadi sidang, pada pidato Radjiman bertanya kepada audiens, mengenai dasar negara yang akan dibentuk.

Pada saat sidang banyak usulan pribadi untuk menjadikan Pancasila sebagai dasar negara, diantaranya adalah

Rumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara

  • Pada tanggal 29 Mei 1945, Muhammad Yamin merumuskan 5 dasar yaitu Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Menurutnya 3 asas itu diambil dari peradaban, sejarah, ketatanegaraan, dan Agama yang ada di Indonesia, namun Mohammad Hatta meragukan hal tersebut.
  • Muh Yamin juga menyampaikan rumusan tertulis yang disampaikan kepada BPUPKI yaitu Ketuhanan yang Maha Esa, kebangsaan persatuan Indonesia, rasa kemanusiaan yang adil dan beradab, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  • Pada tanggal 31 Mei 1945, Dr Soepomo juga memberi rumusan yang berbunyi persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir dan batin, musyawarah dan keadilan rakyat
  • Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir Soekarno mengemukakan Pancasila yang ada pada pidato spontan beliau, kemudian hari inilah dikenal sebagai hari lahirnya Pancasila. Soekarno mengatakan dasar-dasarnya yaitu kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau disebut dengan peri kemanusiaan, mufakat atau juga demokrasi, dasar permusyawaratan, dasar perwakilan, kesejahteraan sosial, dan ketuhanan. Dia menamainya Pancasila dan sekarang Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Ketika sidang tersebut belum berakhir, maka dibentuklah panitia kecil yang bertugas untuk merumuskan kembali Pancasila yang digunakan sebagai dasar negara. Adapun dasar hal ini adalah pidato Ir Soekarno dan menjadikannya sebagai teks proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Panitia kecil tersebut di kenal dengan Panitia Sembilan, dimana terdiri dari 9 orang. Pada 22 Juni 1945 usulan ini disetujui, sampai akhirnya muncul yang kita kenal sebagai Piagam Jakarta.

Setelah Pancasila sebagai dasar negara, maka secara resmi ditetapkan di beberapa dokumen seperti Jakarta Charter (piagam Jakarta) pada 22 Juni 1945, Pembukaan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945, dan Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia pada 27 Desember 1949.

Tanggal 1 Juni 2016 di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, ditandatanganilah Keppres (Keputusan Presiden) No 24 tahun 2016. Hal ini mengenai hari lahirnya Pancasila dan menjadi hari libur nasional yang dimulai tahun 2017.

Hari Kesaktian Pancasila Sebagai Dasar Negara

Tanggal 1 Oktober di kenal sebagai hari kesaktian Pancasila atas dasar kejadian 30 September 1965.

Ketika itu terjadi gerakkan G30S (Gerakkan 30 September), insiden tersebut didalangi oleh PKI (partai komunis Indonesia), mereka bertujuan untuk mengganti ideologi Indonesia menjadi komunis dengan membunuh 6 jendral dan 1 kapten.

Kudeta PKI berhasil digagalkan oleh otoritas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan G30S berhasil diredam. Jadi pemerintah orde baru mengatakan 30 September menjadi hari kesaktian Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Manfaat Pancasila Sebagai Dasar Negara

Pancasila sebagai sumber hukum utama dalam pemerintahan, sehingga Pancasila banyak manfaat, diantaranya:

  • Cita-cita hukum yang menjadi dasar sebuah negara
  • Pancasila sebagai jiwa dari Indonesia
  • Menjadi pribadi bangsa Indonesia, dimana Pancasila lahir bersama hadirnya bangsa Indonesia, sehingga menjadi ciri khas dalam sikap yang membedakan dengan negara lain
  • Perjanjian Luhur, ketika sidang PPKI (panitia persiapan kemerdekaan Indonesia) tanggal 18 Agustus 1945 disetujui secara nasional, bahwa Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia
  • Dasar hukum Negara, jadi semua undang undang yang ada di Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan sama sekali tidak bertentangan

Pengamalan Pancasila dalam Setiap Butir

  • Ketetapan MPR No.II/MPR/1978
  1. Ketuhanan yang Maha Esa
    • Bertakwa kepada tuhan yang maha Esa, maka sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing dengan berlandaskan kepada kemanusiaan yang adil dan beradab
    • Saling hormat dan saling bekerja sama, meski memiliki berbeda kepercayaan, sehingga terbentuk kerukunan hidup
    • Tidak memaksa agama kepada orang lain
    • Kebebasan dan saling menghormati dalam menjalankan ibadah setiap agama
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  • Saling menyayangi sesame manusia
  • Mengakui persamaan kewajiban, persamaan derajat dan persamaan hak manusia
  • Memiliki sikap tenggang rasa
  • Kegiatan kemanusiaan
  • Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan
  • Menjadi bagian seluruh umat manuisa, hal ini terlihat dari kerja sama dengan bangsa lain yang terjalin dengan baik
  1. Persatuan Indonesia
  • Cinta tanah air bangsa
  • Rela berkorban demi membela bangsa dan negara
  • Bangga sebagai warga Indonesia
  • Memperluas pergaulan demi membentuk kesatuan bangsa
  • Meletakkan persatuan, kesatuan, keselamatan dan kepentingan negara di atas kepentingan golongan dan pribadi
  1. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  • Musyawarah untuk mufakat dan kekeluargaan
  • Pengambilan keputusan melalui musyawarah dalam kepentingan bersama
  • Mengutamakan kepentingan negara dari pada pribadi
  • Tidak memaksakan keinginan sendiri terhadap orang lain
  • Musyawarah dilakukan dengan fikiran yang sehat dan hati nurani
  • Melaksanakan dan menerima hasil musyawarah dengan iktikad baik
  • Setiap keputusan dapat dan harus bisa dipertanggung jawabkan kepada Tuhan yang Maha Esa dengan menjunjung tinggi martabat manusia beserta nilai keadilan dan kebenaran
  1. Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia
  • Menjaga keseimbangan baik itu kewajiban dan hak
  • Bersikap adil
  • Menghormati hak orang lain
  • Tolong menolong
  • Tidak melakukan pemerasan
  • Tidak merugikan orang lain
  • Rasa saling menghargai
  • Berusaha bersama untuk membangun kesejahteraan secara merata serta berkeadilan sosial

Pancasila sebagai dasar negara karena memiliki makna yang bernilai filsafat dasar, sehingga menjadi dasar bagi ketatanegaraan pemerintah. Selain itu Pancasila memiliki nilai dasar abstrak atau normatif untuk menjadi motivator dalam bernegara.

Sumber referensi
  1. Hatta, Mohammad (2015). Politik, Kebangsaan, Ekonomi (1926-1977). Jakarta: Kompas. hlm. 309. ISBN 9789797099671.
  2. Saafroedin Bahar (ed). (1992) Risalah Sidang BPUPKI-PPKI 29 Mei 1945-19 Agustus 1945. Edisi kedua. Jakarta: SetNeg RIselanjutnya disebut Risalah 2
  3. Suwarno, P.J. Pancasila Budaya Bangsa Indonesia. hlm. 12.

1 Liter Berapa Kg?

Satuan liter bisa dibilang agak berbeda dari yang lain karena satuan yang sekarang identik untuk mengukur volume ini juga bisa digunakan untuk menentukan massa zat tertentu.

Hal ini disebabkan oleh sejarah panjang satuan tersebut. Liter sebenarnya bukan satuan resmi SI (Sistem Internasional) untuk volume, kendati diterima menjadi bagian SI saat ini.

Liter diperkenalkan pertama kali di Prancis tahun 1795 diambil dari kata ‘litron’. Dalam bahasa Yunani, kata tersebut adalah satuan massa, bukan volume.

Mungkin karena itulah, liter bisa juga dipakai untuk mengukur massa, kendati tidak untuk semua benda atau zat, seperti hanya untuk zat-zat cair atau zat padat yang dapat dicairkan.

Satuan bersimbol L ini memiliki nilai sama dengan 1 decimeter kubik, atau sama dengan 1000 meter kubik.

Sementara itu, satuan kilogram merupakan satuan untuk mengetahui massa (berat) suatu benda. Satuan resmi SI untuk massa ini biasa  disingkat dengan kg. Untuk satuan dasar dari massa adalah gram.

Jika dikonversi, 1 gram sama dengan 0,0001 kg. Beberapa satuan massa lain yang juga berbasis gram adalah miligram (mg), centigram (cg), decigram (dg).

Kilogram awalnya diperkenalkan karena adanya kesalahan dan revisi satuan desimeter di tahun 1798 yang berpengaruh pada perubahan standar internasional untuk massa pada liter.

Untuk mengkonversi liter ke kilogram, diperlukan penggunaan rumus dibawah ini:

Massa (m) = massa jenis (ρ) x volume (V)

Massa jenis atau Specific Density (SG) disini artinya sebuah berat suatu zat untuk per unit volume.

Simbol dari massa jenis adalah p (dibaca ‘rho’, yang berasal dari huruf Yunani) atau D dalam huruf latin. Satuan dari massa jenis adalah kg/m3 (kilogram per meter kubik). 

Massa jenis ini memiliki fungsi untuk menentukan jenis zat. Setiap zat atau benda memiliki massa jenis yang berbeda-beda.

Contohnya, massa jenis air sama dengan 1 kg/m3, jadi 1 kg air sama dengan 1 liter air pula. Sementara untuk zat lainnya seperti alkohol, massa jenisnya adalah 800 kg/m3.

Berikut ini adalah massa jenis beberapa zat lainnya:

Contoh soal dan perhitungannya

1- Tentukan berat 10 liter beras yang memiliki massa jenis 0,753 kg/litre.

Volume beras: 10 liter

Massa jenis: 0,753 kg/m3

Massa = ρ x V

= 0,753 kg/m3 x 10 L

= 7,53 kg

Jadi berat 10 liter beras adalah 7,53 kg

2-Berapakah berat 0,5 liter madu jika diketahui massa jenisnya 1,36 kg/litre?

Volume madu: 0,5 liter

Massa jenis: 1,36 kg/litre

Massa = 1,36 kg/litre x 0,5 L

= 0,68 kg

Jadi berat ½ liter madu adalah 0,68 kg

3-Diketahui satu pak minyak goreng memiliki volume 2 liter. Jika massa jenis minyak adalah 0.933 kg/m3 berapakah massanya?

Volume minyak: 2 liter

Massa jenis : 0,933 kg/litre

Massa =  0,933 kg/l x 2 L

= 1,866 kg

Jadi berat 2 liter minyak goreng adalah 1,866 kg.

Reference
  1. http://www.mykidsadventures.com/how-to-stack-liquids/
  2. https://sciencing.com/convert-liters-kilograms-calculating-mass-8795247.html
  3. http://www.dictionarycentral.com/definition/litre.html
  4. http://www.rumusmatematika.org/2017/08/1-kg-berapa-liter-temukan-jawabannya-di.html
  5. https://sciencing.com/convert-liters-kilograms-calculating-mass-8795247.html

1 Kg Berapa Liter?

Satuan kilogram merupakan satuan untuk mengetahui massa (berat) suatu benda. Satuan resmi SI untuk massa ini biasa  disingkat dengan kg.

Untuk satuan dasar dari massa adalah gram. Jika dikonversi, 1 gram sama dengan 0,0001 kg. Beberapa satuan massa lain yang juga berbasis gram adalah miligram (mg), centigram (cg), decigram (dg).

Kilogram awalnya diperkenalkan karena adanya kesalahan dan revisi satuan desimeter di tahun 1798 yang berpengaruh pada perubahan standar internasional untuk massa pada liter.

Sementara liter adalah satuan volume. Satuan diperkenalkan pertama kali di Prancis tahun 1795 diambil dari kata ‘litron’.

Dalam bahasa Yunani, kata tersebut adalah satuan massa, bukan volume. Mungkin karena itulah, liter bisa juga dipakai untuk mengukur massa, kendati tidak untuk semua benda atau zat, seperti hanya untuk zat-zat cair atau zat padat yang dapat dicairkan.

Satuan bersimbol L ini memiliki nilai sama dengan 1 decimeter kubik, atau sama dengan 1000 meter kubik, yang merupakan satuan volume resmi dari SI (sistem internasional).

Meski begitu, liter tetap diterima dalam sistem metrik yang juga bisa dikonversi untuk mengukur massa benda tertentu.

Untuk mengkonversi kilogram ke liter , diperlukan penggunaan rumus dibawah ini:

V = massa (m) / massa jenis (ρ)

Massa jenis atau Specific Density (SG) disini artinya sebuah berat suatu zat untuk per unit volume. Simbol dari massa jenis adalah p (dibaca ‘rho’, yang berasal dari huruf Yunani) atau D dalam huruf latin.

Satuan dari massa jenis adalah kg/m3 (kilogram per meter kubik).  Massa jenis ini memiliki fungsi untuk menentukan jenis zat. Setiap zat atau benda memiliki massa jenis yang berbeda-beda.

Contohnya, massa jenis air sama dengan 1 kg/m3, jadi 1 kg air sama dengan 1 liter air pula. Sementara untuk zat lainnya seperti alkohol, massa jenisnya adalah 800 kg/m3.

Berikut ini adalah massa jenis beberapa zat lainnya

Contoh soal dan perhitungannya

1-Tentukan volume 1 kg susu yang diketahui memiliki massa jenis 1,03 kg/litre.

Massa susu = 1 kg

Massa jenis susu = 1,03  kg/litre

V = m / ρ

= 1/1,03 kg/litre

= 0,97 L

Jadi volume 1 kg susu adalah 0,97 L

2-Bagaimana hasil volume 2 kg beras yang diketahui memiliki massa jenis 0,753 kg/liter?

Massa jenis = 0,753 kg/litre

Massa beras = 2 kg

Volume (v) = 2 / 0,753 kg/litre

= 2,656 L

Jadi volume 2 kg beras adalah 2,656 L

3-Diketahui massa jenis gula adalah 0,849 kg/litre. Hitunglah volume 5 kg gula.

Massa jenis = 0,849 kg/litre

Massa gula = 5 kg

Volume = 5/ 0,849 kg/litre

= 5,889 L

Jadi volume 5 kg gula adalah 5,889 L

Reference
  1. http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/hbase/Tables/density.html
  2. http://www.engineering.com/Ask@/qactid/1/qaqid/2197.aspx
  3. https://en.wikipedia.org/wiki/Litre
  4. http://online.unitconverterpro.com/conversion-tables/convert-group
  5. ukurandansatuan.com/1-kg-berapa-liter.html/

Alamat Korespondensi Adalah

Dalam korespondensi atau perihal penyampaian pesan lewat surat, alamat merupakan hal krusial. Tanpanya, tujuan korespondesi tidak akan tercapai.

Di era modern ini, dimana korespondensi mungkin lebih untuk hal-hal yang bersifat formal antar perusahaan, bukan lagi besifat personal untuk sahabat pena selain untuk perihal perkantoran.

Alamat korespondensi adalah alamat yang digunakan untuk menerima atau mengirim surat atau surat elektronik (email).

Di era 90an atau sebelumnya alamat korespondensi cenderung sama dengan alamat rumah atau tempat pada umumnya.

Sedangkan di dekade 2000an, alamat tersebut berganti dengan menggunakan alamat email setelah korespondensi, baik formal maupun pribadi, lebih sering terjadi via online atau di dunia maya.

Contoh alamat korespondensi

Pada alamat korespondensi konvensional biasanya mencakup nama penerima surat berikut lokasinya kemudian diikuti dengan nama jalan atau alamat penerima, kota dan kode pos lokasi tersebut.

Untuk korespondensi dari dan keluar negeri, nama negara juga harus dicantumkan Contohnya seperti di bawah ini:

Kepada:

Mr. Peter Mudd

Academic Director

KELT Surabaya

Jalan Darmokali 34

Surabaya 60241

Indonesia

Sedangkan untuk alamat pengirim surat, biasanya sudah tercantum dalam bagian kepala surat.

Informasi yang ada umumnya tentang kontak kepada pengirim, termasuk lokasi tempat pengirim, alamat lengkap, nama kota, kodepos, nomor telpon yang bisa dihubungi beserta website dan alamat email yang tersedia. Contohnya adalah sebagai berikut dibawah ini:

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Gedung T2

Universitas Negeri Surabaya

Kampus UNESA Lidah Wetan

Surabaya 60213

Telpon / faksimile: 031-7522876

Website: http://fbs.unesa.ac.id

Email: info.unesa.ac.id

Sementara utk alamat korespondensi online hanya mencakup alamat email untuk pihak yang dituju. Contohnya adalah seperti dibawah ini:

TO: natalina.nekawati@britishcouncil.or.id

Subject : Annual accounting report inquiry

Penulisan alamat di negara lain

Informasi dalam sebuah alamat tentunya mengandung hal yang sama. Namun di beberapa negara ada sedikit perbedaan dalam detil penulisannya. Berikut beberapa diantaranya:

Irlandia

Di negara sebelah barat Britania Raya ini,  sebaiknya dicantumkan nama area atau wilayah lokasi penerima surat dibawah nama kota, dimana area yang dituju adalah County Cork (disingkat Co.Cork). Contoh:

Paddy Irwin

12 McGrath Avenue

Dublin 2

Co. Cork

Ireland

Prancis

Di negeri mode ini, umumnya nama belakang penerima surat ditulis dengan huruf kapital. Contoh:

Mme. Sabine PAPIN

Chateu de Saint Denis

13 Route de ST-CYR

38000 Marseille

France

Jepang

Di negeri sakura ini, alamat ditulis dengan urutan terbalik dari urutan umumnya, yaitu dimulai dari nama negara, diikuti perfektur (propinsi), kota, nama jalan dan nama penerima surat. Contoh:

JAPAN, Tochigi-gen,

Utsonumiya-shi,

Minemachi, 3-chome, 7

Aki Gokita

 Reference
  1. https://www.tofugu.com/japanese/how-to-write-letters-in-japanese/
  2. https://www.usps.com/send/international-addressing-tips.htm
  3. http://clik.dva.gov.au/health-policy-library/defence-service-homes-dsh/general-orders/data-entry-protocols/5-addressee-details-correspondence
  4. http://www.amamanualofstyle.com/view/10.1093/jama/9780195176339.001.0001/med-9780195176339-div2-26

Kontribusi Apa Saja Yang Ingin Anda Berikan ke Perusahaan Ini?

Bagi seorang karyawan, memberi kontribusi dalam pekerjaan sudah merupakan keharusan, bahkan menjadi hal yang terpenting.

Bagaimanapun sebuah perusahaan akan menilai kinerja seorang karyawan dari kontribusi yang bisa dan telah diberikan.

Apakah kontribusinya positif dan bermanfaat bagi kelangsungan perusahaan atau tidak. Berikut ini adalah sejumlah kontribusi yang bermakna penting bagi perusahaan :

Komitmen

Komitmen adalah salah satu kontribusi yang mudah dinilai dari performa seorang karyawan. Hal itu penting dalam membangun sebuah relasi jangka panjang menuju kesukesan.

Layaknya sebuah janji dalam sebuah hubungan, komitmen menjadi dasar atau fondasi dari relasi tersebut.

Kerja keras dan determinasi

Dalam segala hal, kerja keras menjadi bagian yang krusial menuju sebuah kesukesan. Komitmen tanpa kerja keras pun akan terasa hambar dan tidak bermakna.

Sebuah kerja keras perlu juga dilengkapi dengan determinasi, yang bisa dibilang dapat menyempurnakan kualitas kerja.

Determinasi adalah kemampuan menentukan target yang jelas sesuai kebutuhan perusahaan dalam setiap pekerjaannya.

Kreativitas

Kalau dua hal diatas menjadi hal yang rutin dan umum terlihat bagi sebuah perusahaan, kreativitas adalah hal yang bisa menentukan kemajuan sebuah usaha.

Kemampuan menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dari yang lain bisa menjadi kunci kesuksesan dalam berbagai hal, termasuk bagi karyawan di perusahaan.

Loyalitas dan dedikasi

Di era modern ini, mungkin loyalitas dan dedikasi terasa tidak begitu penting.

Namun, bagi perusahaan yang telah menginvestasikan sumber dayanya dalam menyeleksi dan melatih, apalagi juga memberikan fasilitas dan prasarana pengembangan diri kepada karyawannya, sudah selayaknya mendapatkan timbal balik dari mereka.

Karyawan yang loyal dan berdedikasi tinggi berarti selalu fokus terhadap tugas-tugasnya dan selalu ada di saat yang diperlukan.

Kejujuran dan Integritas

Dua sikap diatas merupakan hal yang esensial dalam kehidupan, termasuk di dalam pekerjaan.

Kejujuran dan integritas adalah kunci untuk mendapatkan kepercayaan dari perusahaan, apalagi jika ingin terlibat dalam proyek-proyek besar.

Hal tersebut dapat menguntungkan bagi karyawan dalam pengembangan skill maupun pengalaman serta referensi yang baik dari perusahaan.

Kejujuran juga menjadi modal utama untuk tugas yang minim pengawasan, sesuatu yang kian jamak ditemui saat ini.

Gairah dan semangat memotivasi diri

Dalam bekerja, unsur gairah (passion) mampu memudahkan pekerjaan sekaligus mengurangi beban dalam bertugas.

Sesuatu yang mungkin bagi orang lain tampak sulit atau mungkin membosankan dapat berubah menjadi hal yang menyenangkan bila kita memiliki gairah dalam melakukannya.

Di samping itu, semangat memotivasi diri juga krusial terutama dalam mengahadapi tantangan dan masalah yang harus dihadapi bersama.

Perusahaan akan memberi nilai lebih bagi karyawan yang mampu berkontribusi dengan dua hal tersebut.

Perilaku positif

Sikap ini memang bukan kontribusi utama yang diharapkan oleh perusahaan. Namun, perilaku positif sangat bermanfaat untuk menciptakan atmosfer kerja yang kondusif, menyenangkan bahkan inspiratif.

Sikap ini bisa berupa sifat humoris, sabar mendengarkan dan mendeteksi masalah sejak dini serta mampu menjadi penengah dalam sebuah konflik.

Fleksibilitas dan kemampuan bekerjasama (teamwork)

Di era modern ini, fleksibilitas menjadi hal yang kian diperlukan oleh perusahaan. Maka dari itu karyawan yang dapat mengajukan hal tersebut dalam kontribusinya akan lebih bernilai tinggi.

Fleksibilitas dalam hal ini berarti mampu bekerja dengan siapapun dengan kondisi apapun bahkan kapanpun dan dimanapun berada tanpa kesulitan.

Apalagi kini karyawan diharapkan mampu menangani tugas diluar divisinya jika diperlukan. Hal itu pada akhirnya juga akan bermanfaat dalam menambah pengalaman kerja karyawan itu sendiri.

Minat untuk belajar dan berkembang

Idealnya sikap ini dimiliki para karyawan baru atau yang baru lulus. Tetapi sebenarnya minat untuk belajar dan berkembang hendaknya dimiliki semua karyawan.

Bentuk kontribusi ini akan sangat berguna bagi karyawan sendiri untuk menambah skill dan pengetahuannya.

Sedangkan bagi perusahaan, hal itu dapat menunjukkan sikap positif pekerjanya untuk selalu dinamis berkembang menghadapi tuntutan zaman.

Reference
  1. http://www.mpssoft.co.id/blog/profesi/apa-yang-bisa-anda-berikan-untuk-perusahaan-ini-cara-jawabnya/
  2. Loretto, Penny. The Top 10 Work Values Employers Look for. 2017, October 21. Retrieved from https://www.thebalance.com
  3. Bianca, Audra. Examples of  Positive Contributions in a Job. Retreived from http://work.chron.com
  4. http://www.experd.com/id/articles/2014/09/407/kontribusi.html
  5. http://pakarkinerja.com/bila-kontribusi-dan-ketaatan-anda-pada-nilai-perusahaan-tinggi-maka-karir-anda-pun-akan-melesat/

Apa Itu Zip Code

ZIP Code atau dalam bahasa Indonesia umumnya dikenal sebagai kodepos. Kode ini digunakan untuk efisiensi dan mempermudah pengiriman surat maupun paket dari dan ke berbagai wilayah di sebuah negara.

ZIP sendiri kepanjangan dari Zone Improvement Plan. ZIP Code atau kode pos ini biasanya terdiri dari beberapa angka yang menunjukkan kode dari sebuah area.

Umumnya, kodepos terdiri dari lima angka. Namun, ada juga yang memiliki angka tambahan untuk lokasi yang lebih detil.

Menurut penggunaannya, sebenarnya ada 4 jenis kodepos

  • kodepos unik (kodepos yang hanya digunakan untuk alamat yang menerima volume surat yang tinggi, seperti kantor-kantor dan lembaga-lembaga pemerintah serta pusat-pusat bisnis)
  • kodepos khusus PO BOX (Post Office Boxes) (kodepos yang hanya digunakan untuk pengiriman via kotak pos)
  • kodepos militer (kodepos khusus untuk kalangan militer)
  • kodepos standar (kodepos yang digunakan untuk umum)

Sejarah Kode Pos

Kemunculan kode pos diawali oleh penggunaan kode wilayah untuk sejumlah kota besar Amerika Serikat di tahun 1943.

Dua tahun sebelumnya, Jerman sebenarnya telah menggunakan sistem kodepos pertama kali di dunia.

Namun baru setahun kemudian di AS, Robert Moon mengajukan sistem kode ZIP saat bekerja menjadi inspektur pos yang awalnya hanya menggunakan 3 angka.

Selang hampir dua puluhan tahun kemudian, tepatnya di tahun 1963, sistem 5 angka seperti yang kita kenal sekarang baru digunakan karena dibutuhkan kode yang lebih sistematis dan terorganisir. Beliau pun juga kemudian dikenal sebagai penemu kode pos.

Di tahun 1983, Kantor Layanan Pos AS memperkenalkan sistem ZIP + 4. Kodepos yang dikenal ‘plus 4’ atau ‘dengan kode tambahan’ tersebut digunakan untuk pengiriman ke alamat yang lebih spesifik seiring dengan berkembangnya penduduk dan model pemukiman saat itu.

Kodepos tersebut biasanya lebih sering digunakan untuk sejumlah tempat umum yang memerlukan kode lokasi yang lebih detil seperti di gedung perkantoran, area kompleks perumahan hingga blok-blok apartemen.

Di Indonesia sendiri, kodepos baru digunakan di era 80an oleh PT Pos Indonesia, yang dahulu masih berstatus perusahaan umum (perum).

Jumlah angka digit yang dipakai sama dengan yang dipakai di sistem pos internasional, yaitu lima digit.

Sejumlah negara lain dari anggota Universal Postal Union bahkan masih belum menggunakan sistem kodepos ini seperti Panama, Vietnam dan Irlandia

Arti angka kode pos

Dalam kodepos ada setidaknya 5 angka yang mengandung arti tertentu yaitu:

  • angka pertama menunjukkan kode wilayah lokasi kantor pos berada
  • angka kedua dan ketiga menunjukkan kode kabupaten atau kotamadya
  • angka keempat menunjukkan kode kecamatan
  • angka kelima menunjukkan kode kelurahan atau desa

Berikut adalah zona lokasi kantor pos di Indonesia.

Contoh: Kode pos 60234 berarti

6 adalah kode kantor pos zona Jawa Timur

02 adalah kode Surabaya

3 adalah kode kecamatan Gayungan

4 adalah kode kelurahan Menanggal

Untuk wilayah Jabodetabek ada sedikit perbedaan. Berikut penjelasan detilnya:

(DKI Jakarta)

Angka pertama adalah 1

Angka kedua adalah kode kota

Angka ketiga adalah kode kecamatan

Angka keempat adalah kode kelurahan

Angka kelima adalah 0

(Bodetabek – Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi)

Angka pertama adalah 1

Angka kedua adalah

  • (5) untuk Tangerang
  • (6) untuk Bogor dan Depok
  • (7) untuk Bekasi
  • (8) untuk wilayah pedalaman Lebak
  • (9) untuk Bandara Soekarno-Hatta

Untuk ketiga angka tersisa sama dengan contoh diatas.

Reference
  1. http://itdare.blogspot.co.id/2014/12/sejarah-panjang-sebuah-kode-pos.html
  2. http://kodepos.nomor.net/_kodepos.php?_i=penjelasan-kodepos&sby=000000
  3. http://www.randomhistory.com/zip-code-history.html
  4. www.posindonesia.co.id/index.php/sejarah-pos/
  5. http://goencakep.blogspot.co.id/2017/01/pengertian-dan-penggunaan-kode-pos.html

Apa Tujuan Otonomi Daerah?

Otonomi daerah artinya adalah sebah wewenang, hak serta kewajiban daerah otonom untuk mengurus pemerintahan dan kepentingan masyarakat tanpa campur tangan pihak lain namun harus sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal ini dimaksudkan agar daerah yang mendapatkan hak istimewa tersebut bisa mengatur segala urusan termasuk memaksimalkan potensi yang ada di wilayah tersebut.

Contoh konkrit daerah di Indonesia yang berhak mengatur rumah tangga sendiri adalah Daerah Istimewa Aceh dan Daerah Istimewa Yogjakarta.

Kedua daerah tersebut memiliki hak dan wewenang mengatur seluruh pemerintahan tanpa ada campur tangan pemerintah pusat atau disebut otonomi daerah.

Pelaksanaan otonomi daerah

Titik fokus yang menjadi perhatian pemerintah daerah yang mendapatkan hak otonomi adalah mengembangkan kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan otonomi daerah memiliki dasar hukum yang jelas sesuai peraturan yang berlaku.

Dasar hukum tersebut antara lain Undang-Undang Dasar 1945 pasal 18 ayat 1-7, pasal 18 a ayat 1-2, pasal 18b ayat 1-2, ketetapan MPR RI tahun 1998 dan 2004 serta UU no 32 dan 33 tahun 2004 serta UU 23 tahun 2014 yang terbaru.

 Asas atau dasar

Desentralisasi

Desentralisasi merupakan sebuah pemberian wewenang dari pemerintah pusat yang ditujukan kepada pemda atau pemerintah daerah guna mengurus urusan dari daerahnya sendiri.

Dekosentrasi

Dekosentrasi disebut sebagai pelimpahan kewenangan dari pemerintahan pusat yang ditujukan sebagai alat untuk melengkapi kelengkapan pemerintahan pusat dimana lokasinya pada daerah tertentu guna mengadakan urusan sesuatu

Tugas pembantuan

Bisa dikatakan jika tugas pembatuan ini merupakan sebagian dari urusan pemerintah daerah provinsi atau pemerintah pusat yang ditujukan ke pemerintahan kabupaten atau kota guna melaksanakan pengurusan pemerintahan yang sudah menjadi kewenangan daerah provinsi.

Tujuan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia

Berikut ini adalah tujuan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia yang diharapkan mampu dicapai oleh kebijakan istimewa tersebut.

Meningkatkan pelayanan terbaik untuk masyarakat daerah

Diharapkan pemerintah daerah bisa meningkatkan pelayanan bagi masyarakat di daerah mereka masing-masing tanpa harus meninggu pemerintah pusat.

Mengembangkan demokrasi lebih baik

Otonomi sangat bermanfaat untuk mengembangkan sikap demokrasi misalnya pemerintah daerah hendak membentuk organisasi atau pemilukada. Semua keputusan bisa saja dilakukan tanpa harus menunggu instruksi dari pusat.

Memeratakan keadilan dan wilayah

Adanya kebebasan hak, wewenang dan kewajiban pemerintah daerah mengatur sendiri membuat mereka lebih bisa memeratakan keadilan dan melakukan pemekaran wilayah sesuai kebutuhan.

Menjalin komunikasi yang baik antara daerah dan pusat

Meski memiliki hak dan wewenang, pemerintah daerah tetap harus mendiskusikan semua kebijakan dengan pemerintah pusat. Hal inilah yang membuat jalinan komunikasi antara daerah dan pusat terjaga dengan baik.

Memberdayakan dan meningkatkan daya saing masyarakat

Pemerintah daerah membebaskan masyarakat membentuk organisasi yang bisa meningkatkan dan memajukan daerah misalnya Karang Taruna dan lain-lain.

Pemaksimalan potensi daerah pun diharapkan bisa memberikan angina segar bagi kemajuan daerah.

Menumbuhkan karakter daerah

Karakter atau ciri khas daerah bisa terkelola dengan baik sehingga mampu meningkatkan banyak sektor misalnya sektor perekonomian.

Pemerintah daerah pun bisa mengatur sendiri dengan mengajak serta masyarakat daerah ikut berperan.

Memaksimalkan potensi lembaga daerah

DPRD adalah salah satu lembaga daerah yang turut aktif menciptakan kebijakan otonomi daerah yang akan memaksimalkan potensi masyarakat setempat.

Mereka juga akan menjadi perantara efektif menyalurkan aspirasi masyarakat daerah langsung ke pemerintah pusat.

Otonomi daerah telah diatur dalam Undang-Undang yang berarti segala kebijakan dan peraturan yang dikeluarkan dikelola oleh pemerintah daerah yang diawasi pemerintah pusat.

Sumber referensi
  1. Anonim. 2017. 10 Tujuan Pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia. Guruppkn.com
  2. Chalid, Pheni. 2005. Otonomi daerah: masalah, pemberdayaan, dan konflik. Kemitraan
  3. Sujamto. 1990. Perspektif otonomi daerah. Rineka Cipta

Apa Pengertian Norma?

Norma adalah ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia dalam kehidupan masyarakat. Orang yang ingin hidup harmonis maka wajib mematuhi aturan atau ketentuan tersebut jika tidak ingin mendapatkan sanksi baik hukum atau sosial.

Pengertian norma sendiri adalah tatanan atau pedoman yang diciptakan manusia sebagai makhluk sosial yang sifatnya memaksa atau manusia wajib tunduk pada peraturan tersebut.

Ada beberapa ahli yang mengemukakan beberapa pengertian tentang norma diantaranya:

John J. Macionis

Dikemukakan jika normat menurutnya adalah sebuah harapan atau aturan masyarakat yang akan memandu perilaku dari anggota didalamnya.

Robert Mz. Lawang

Menurut Robert norma seperti gambaran dari apa yang diinginkan itu merupakan sesuatu yang pantas atau baik sehingga suatu anggapan yang baik perlu juga untuk dihargai sebagaimana mestinya.

Hans Kelsen

Dirumuskan oleh Hans jika norma dikatakan sebagai sebuah perintah yang anonim dan tidak personal.

Soerjono Soekarno

Menurut Soerjono, norma dikatakan sebagai perangkat dalam masyarakat agar hubungan bisa terjalin baik.

Isworo hadi Wiyono

Menurut Isworo norma dikatakan sebagai sebuah petunjuk atau peraturan dalam hidup yang mampu memberikan ancar-ancar tentang perbuatan mana saja yang harus dilakukan atau dihindari.

Ciri norma sosial

1-Norma sosial tidak tertulis yang artinya hanya diingat dan diserap masyarakat sebelum dipraktekkan dalam interaksi sosial.

2-Merupakan hasil kesepakatan bersama yang wajib ditaati sebab berfungsi mengarahkan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

3-Mengalami perubahan sepanjang waktu sebab norma dibuat sesuai dengan interaksi sosial yang terus berkembang dimasyarakat tersebut.

4-Wajib ditaati bersama karena lahir dari keinginan semua orang dalam kelompok masyarakat.

5-Memberikan sanksi pelanggaran kepada para pelaku yang melanggar peraturan tersebut.

Jenis-jenis norma dalam kehidupan masyarakat

Sesuai dengan pengertian norma, ada ragam jenis norma yang terbentuk dalam kehidupan masyarakat seperti berikut ini.

Norma susila

Peraturan yang muncul dari hati nurani manusia seperti adanya aturan baik dan buruk.

Contoh nyata adalah peraturan seperti jangan mencuri barang milik orang lain atau menghormati sesama manusia dan ragam aturan lain.

Norma kesopanan

Adalah jenis peraturan yang sangat sesuai dengan pengertian norma yang mengatur tatanan kehidupan masyarakat.

Norma inilah yang mengatur pergaulan dengan orang lain. Beberapa contoh peraturan tak tertulis tersebut antara lain memakai pakaian yang sopan saat menghadiri acara formal atau sekolah, tidak boleh meludah di depan orang lain dan sebagainya.

Norma agama

Ketentuan yang berasal dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan tercantum dalam kitab suci yang wajib ditaati masing-masing pemeluknya.

Norma agama adalah peraturan yang fundamental hingga mempengaruhi norma sosial, kesopanan dan lainnya.

Norma hukum

Adalah peraturan yang diberikan pejabat berwenang untuk mengatur perilaku dan kehidupan masyarakat yang seimbang.

Peraturan yang dibuat pun untuk melindungi dan menjaga kehidupan masyarakat sendiri.

Bagi para pelaku yang melanggar akan dikenai sanksi berupa kurungan penjara atau denda yang dipaksakan oleh pemerintah yang berwenang.

Tentu jika ingin mendapatkan kehidupan yang aman, damai dan selaras wajib mentaati semua norma yang berlaku.

Pengertian norma menjadi salah satu unsur yang perlu dipahami banyak orang jika ingin memiliki tempat dalam pergaulan sesama manusia.

Banyak orang pasti diajarkan mengenai aturan-aturan tak tertulis saat hidup dalam masyarakat.

Misalnya wajib berbicara sopan atau membungkuk pada orang yang lebih tua, mengetuk rumah terlebih dahulu atau mengucap salam bertemu dengan orang lain di jalan serta contoh konkrit lain.

Hal itu tentu merupakan wujud aplikasi pengertian norma sosial yang berlaku dalam masyarakat luas.

Sumber referensi
  1. Idianto Muin. 2013. Sosiologi untuk SMA/MA Kelas X. Kelompok Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Erlangga.
  2. E.Sumaryono. 2002. Etika & hokum.  Penerbit Kanisius
  3. Sudarmi, Sri. 2009. Sosiologi 1 Kelas X SMA/ MA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
  4. Anonim. 2015. Pengertian Norma, Ciri-Ciri, Macam-Macam & Contoh-Contohnya. Artikelsiana.com
  5. Komunitas Guru PKn. 2014. PENGERTIAN NORMA, MACAM-MACAM NORMA, DAN SANKSI BAGI PELANGGAR NORMA.