Anggota AFTA

AFTA (Asean Free Trade Area) atau Kawasan Perdagangan bebas ASEAN adalah sebuah kesepakatan dagang antar negara-negara anggota di Asia Tenggara.

Perjanjian ini lebih difokuskan pada upaya mendukung perkembangan industri lokal negara-negara anggotanya disesuaikan dengan standard internasional.

Berikut tujuan kesepakatan yang ditanda tangani pada tanggal 28 Januari 1992 tersebut:

-mendorong peningkatan daya saing ASEAN dalam perdagangan dunia sebagai pusat produksi dengan menghapus bea ekspor impor dan hambatan non-bea antar anggotanya.

-menarik pihak asing untuk berinvestasi di ASEAN

Untuk mewujudkan misi tersebut, ASEAN memberlakukan kebijakan CEPT (Common Effective Preferential Tariff) atau tarif pilihan efektif umum. Sekitar 8000 komoditas telah menikmati kebijakan bebas bea ini.

Anggota AFTA

AFTA sendiri sudah diberlakukan bersama MEA di tahun 2015 dengan 6 negara anggota utama plus 4 anggota tambahan. Berikut profil negara-negara tersebut.

1-Singapura

Negeri kecil berpendapatan per kapita 85,400 dollar AS ini adalah yang terdepan dalam perekonomian Asia Tenggara.

Dengan menduduki peringkat ke lima daftar negara termakmur di dunia tentunya sudah menjadi modal yang menjanjikan.

Apalagi Singapura juga berada di nomor 19 daftar negara pengekspor dunia dengan ekspor andalan sirkuit elektronik terpadu, minyak olahan dan komputer.

Hal itu telah membuktikan bahwa negara kota ini sudah menjadi pemain di pasar dunia sebelum AFTA dimulai.

2-Brunei Darussalam

Negara di utara pulau Borneo ini termasuk negara termakmur dunia dengan berada di peringkat kedelapan.

Brunei yang berpendapatan per kapita 78,400 dollar AS ini juga sudah aktif di pasar dunia.

Dengan surplus 2,4 milyar dollar AS pada neraca perdagangannya, negeri ini memiliki andalan ekspor gas bumi dan minyak mentah.

Tak heran jika Brunei menduduki peringkat 96 daftar negara pengekspor dunia.

3.-Malaysia

Negara di perbatasan Indonesia ini berada di peringkat 70 negara termakmur dunia.

Malaysia berpendapatan per kapita 27,000 dollar AS dengan surplus 78,8 milyar dollar pada neraca perdagangannya.

Negeri Jiran ini juga menduduki peringkat 18 negara perekspor dunia dengan produk andalan sirkuit elektronik terpadu, gas bumi dan produk minyak olahan. Hal itu membuktikan Malaysia telah cukup siap berperan di pasar dunia.

4-Indonesia

Negara berpenduduk 258 juta jiwa ini merupakan pangsa pasar potensial bagi perdagangan dunia.

Indonesia berpendapatan per kapita 11,100 dollar AS dan berada peringkat ke 26 negara pengekspor dunia.

Produk andalan negara kepulauan ini adalah umumnya hasil alam seperti batu bara, kelapa sawit, gas bumi dan karet.

Dengan berada di peringkat 130 negara termakmur dunia, Indonesia tengah bersiap untuk berperan lebih aktif sebagai produsen ketimbang sebagai konsumen dalam perdagangan dunia.

5-Thailand

Negeri Gajah Putih ini berpendapatan per kapita 16,3 dollar AS dan berada di peringkat 100 negara termakmur dunia.

Thailand juga menduduki peringkat 20 negara pengekspor dunia.

Produk andalan negeri yang terkenal dengan pariwisatanya ini adalah komputer, truk dan sirkuit elektronik terpadu.

Dengan modal diatas, Thailand sudah cukup siap untuk berperan aktif di perdagangan dunia.

6-Filipina

Negeri kepulauan di utara Sulawesi ini berada di nomor 154 negara makmur dunia. Filipina memiliki pendapatan per kapita 7,390 dollar AS ini menduduki peringkat 39 negeri pengekspor dunia.

Beberapa produk andalannya adalah sirkuit elektronik terpadu, computer, alat-alat semikonduktor dan bagian-bagian peralatan kantor. Kini, negeri tersebut tengah bersiap berperan di pasar dunia.

Berikut ini adalah empat anggota tambahan AFTA, yaitu:

AFTA kini telah menjadi bagian dari perdagangan global. ASEAN sudah selayaknya memanfaatkannya untuk memasarkan produk-produk terbaiknya di pasar dunia sekaligus meningkatkan kemakmuran rakyatnya.

Referensi
  1. Hunt, Luke. Singapore Drives AFTA. 2011. February, 24. Retrieved from thediplomat.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *