1 Liter Berapa Kg?

Satuan liter bisa dibilang agak berbeda dari yang lain karena satuan yang sekarang identik untuk mengukur volume ini juga bisa digunakan untuk menentukan massa zat tertentu.

Hal ini disebabkan oleh sejarah panjang satuan tersebut. Liter sebenarnya bukan satuan resmi SI (Sistem Internasional) untuk volume, kendati diterima menjadi bagian SI saat ini.

Liter diperkenalkan pertama kali di Prancis tahun 1795 diambil dari kata ‘litron’. Dalam bahasa Yunani, kata tersebut adalah satuan massa, bukan volume.

Mungkin karena itulah, liter bisa juga dipakai untuk mengukur massa, kendati tidak untuk semua benda atau zat, seperti hanya untuk zat-zat cair atau zat padat yang dapat dicairkan.

Satuan bersimbol L ini memiliki nilai sama dengan 1 decimeter kubik, atau sama dengan 1000 meter kubik.

Sementara itu, satuan kilogram merupakan satuan untuk mengetahui massa (berat) suatu benda. Satuan resmi SI untuk massa ini biasa  disingkat dengan kg. Untuk satuan dasar dari massa adalah gram.

Jika dikonversi, 1 gram sama dengan 0,0001 kg. Beberapa satuan massa lain yang juga berbasis gram adalah miligram (mg), centigram (cg), decigram (dg).

Kilogram awalnya diperkenalkan karena adanya kesalahan dan revisi satuan desimeter di tahun 1798 yang berpengaruh pada perubahan standar internasional untuk massa pada liter.

Untuk mengkonversi liter ke kilogram, diperlukan penggunaan rumus dibawah ini:

Massa (m) = massa jenis (ρ) x volume (V)

Massa jenis atau Specific Density (SG) disini artinya sebuah berat suatu zat untuk per unit volume.

Simbol dari massa jenis adalah p (dibaca ‘rho’, yang berasal dari huruf Yunani) atau D dalam huruf latin. Satuan dari massa jenis adalah kg/m3 (kilogram per meter kubik). 

Massa jenis ini memiliki fungsi untuk menentukan jenis zat. Setiap zat atau benda memiliki massa jenis yang berbeda-beda.

Contohnya, massa jenis air sama dengan 1 kg/m3, jadi 1 kg air sama dengan 1 liter air pula. Sementara untuk zat lainnya seperti alkohol, massa jenisnya adalah 800 kg/m3.

Berikut ini adalah massa jenis beberapa zat lainnya:

Contoh soal dan perhitungannya

1- Tentukan berat 10 liter beras yang memiliki massa jenis 0,753 kg/litre.

Volume beras: 10 liter

Massa jenis: 0,753 kg/m3

Massa = ρ x V

= 0,753 kg/m3 x 10 L

= 7,53 kg

Jadi berat 10 liter beras adalah 7,53 kg

2-Berapakah berat 0,5 liter madu jika diketahui massa jenisnya 1,36 kg/litre?

Volume madu: 0,5 liter

Massa jenis: 1,36 kg/litre

Massa = 1,36 kg/litre x 0,5 L

= 0,68 kg

Jadi berat ½ liter madu adalah 0,68 kg

3-Diketahui satu pak minyak goreng memiliki volume 2 liter. Jika massa jenis minyak adalah 0.933 kg/m3 berapakah massanya?

Volume minyak: 2 liter

Massa jenis : 0,933 kg/litre

Massa =  0,933 kg/l x 2 L

= 1,866 kg

Jadi berat 2 liter minyak goreng adalah 1,866 kg.

Reference
  1. http://www.mykidsadventures.com/how-to-stack-liquids/
  2. https://sciencing.com/convert-liters-kilograms-calculating-mass-8795247.html
  3. http://www.dictionarycentral.com/definition/litre.html
  4. http://www.rumusmatematika.org/2017/08/1-kg-berapa-liter-temukan-jawabannya-di.html
  5. https://sciencing.com/convert-liters-kilograms-calculating-mass-8795247.html

1 Kg Berapa Liter?

Satuan kilogram merupakan satuan untuk mengetahui massa (berat) suatu benda. Satuan resmi SI untuk massa ini biasa  disingkat dengan kg.

Untuk satuan dasar dari massa adalah gram. Jika dikonversi, 1 gram sama dengan 0,0001 kg. Beberapa satuan massa lain yang juga berbasis gram adalah miligram (mg), centigram (cg), decigram (dg).

Kilogram awalnya diperkenalkan karena adanya kesalahan dan revisi satuan desimeter di tahun 1798 yang berpengaruh pada perubahan standar internasional untuk massa pada liter.

Sementara liter adalah satuan volume. Satuan diperkenalkan pertama kali di Prancis tahun 1795 diambil dari kata ‘litron’.

Dalam bahasa Yunani, kata tersebut adalah satuan massa, bukan volume. Mungkin karena itulah, liter bisa juga dipakai untuk mengukur massa, kendati tidak untuk semua benda atau zat, seperti hanya untuk zat-zat cair atau zat padat yang dapat dicairkan.

Satuan bersimbol L ini memiliki nilai sama dengan 1 decimeter kubik, atau sama dengan 1000 meter kubik, yang merupakan satuan volume resmi dari SI (sistem internasional).

Meski begitu, liter tetap diterima dalam sistem metrik yang juga bisa dikonversi untuk mengukur massa benda tertentu.

Untuk mengkonversi kilogram ke liter , diperlukan penggunaan rumus dibawah ini:

V = massa (m) / massa jenis (ρ)

Massa jenis atau Specific Density (SG) disini artinya sebuah berat suatu zat untuk per unit volume. Simbol dari massa jenis adalah p (dibaca ‘rho’, yang berasal dari huruf Yunani) atau D dalam huruf latin.

Satuan dari massa jenis adalah kg/m3 (kilogram per meter kubik).  Massa jenis ini memiliki fungsi untuk menentukan jenis zat. Setiap zat atau benda memiliki massa jenis yang berbeda-beda.

Contohnya, massa jenis air sama dengan 1 kg/m3, jadi 1 kg air sama dengan 1 liter air pula. Sementara untuk zat lainnya seperti alkohol, massa jenisnya adalah 800 kg/m3.

Berikut ini adalah massa jenis beberapa zat lainnya

Contoh soal dan perhitungannya

1-Tentukan volume 1 kg susu yang diketahui memiliki massa jenis 1,03 kg/litre.

Massa susu = 1 kg

Massa jenis susu = 1,03  kg/litre

V = m / ρ

= 1/1,03 kg/litre

= 0,97 L

Jadi volume 1 kg susu adalah 0,97 L

2-Bagaimana hasil volume 2 kg beras yang diketahui memiliki massa jenis 0,753 kg/liter?

Massa jenis = 0,753 kg/litre

Massa beras = 2 kg

Volume (v) = 2 / 0,753 kg/litre

= 2,656 L

Jadi volume 2 kg beras adalah 2,656 L

3-Diketahui massa jenis gula adalah 0,849 kg/litre. Hitunglah volume 5 kg gula.

Massa jenis = 0,849 kg/litre

Massa gula = 5 kg

Volume = 5/ 0,849 kg/litre

= 5,889 L

Jadi volume 5 kg gula adalah 5,889 L

Reference
  1. http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/hbase/Tables/density.html
  2. http://www.engineering.com/Ask@/qactid/1/qaqid/2197.aspx
  3. https://en.wikipedia.org/wiki/Litre
  4. http://online.unitconverterpro.com/conversion-tables/convert-group
  5. ukurandansatuan.com/1-kg-berapa-liter.html/

Alamat Korespondensi Adalah

Dalam korespondensi atau perihal penyampaian pesan lewat surat, alamat merupakan hal krusial. Tanpanya, tujuan korespondesi tidak akan tercapai.

Di era modern ini, dimana korespondensi mungkin lebih untuk hal-hal yang bersifat formal antar perusahaan, bukan lagi besifat personal untuk sahabat pena selain untuk perihal perkantoran.

Alamat korespondensi adalah alamat yang digunakan untuk menerima atau mengirim surat atau surat elektronik (email).

Di era 90an atau sebelumnya alamat korespondensi cenderung sama dengan alamat rumah atau tempat pada umumnya.

Sedangkan di dekade 2000an, alamat tersebut berganti dengan menggunakan alamat email setelah korespondensi, baik formal maupun pribadi, lebih sering terjadi via online atau di dunia maya.

Contoh alamat korespondensi

Pada alamat korespondensi konvensional biasanya mencakup nama penerima surat berikut lokasinya kemudian diikuti dengan nama jalan atau alamat penerima, kota dan kode pos lokasi tersebut.

Untuk korespondensi dari dan keluar negeri, nama negara juga harus dicantumkan Contohnya seperti di bawah ini:

Kepada:

Mr. Peter Mudd

Academic Director

KELT Surabaya

Jalan Darmokali 34

Surabaya 60241

Indonesia

Sedangkan untuk alamat pengirim surat, biasanya sudah tercantum dalam bagian kepala surat.

Informasi yang ada umumnya tentang kontak kepada pengirim, termasuk lokasi tempat pengirim, alamat lengkap, nama kota, kodepos, nomor telpon yang bisa dihubungi beserta website dan alamat email yang tersedia. Contohnya adalah sebagai berikut dibawah ini:

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Gedung T2

Universitas Negeri Surabaya

Kampus UNESA Lidah Wetan

Surabaya 60213

Telpon / faksimile: 031-7522876

Website: http://fbs.unesa.ac.id

Email: info.unesa.ac.id

Sementara utk alamat korespondensi online hanya mencakup alamat email untuk pihak yang dituju. Contohnya adalah seperti dibawah ini:

TO: natalina.nekawati@britishcouncil.or.id

Subject : Annual accounting report inquiry

Penulisan alamat di negara lain

Informasi dalam sebuah alamat tentunya mengandung hal yang sama. Namun di beberapa negara ada sedikit perbedaan dalam detil penulisannya. Berikut beberapa diantaranya:

Irlandia

Di negara sebelah barat Britania Raya ini,  sebaiknya dicantumkan nama area atau wilayah lokasi penerima surat dibawah nama kota, dimana area yang dituju adalah County Cork (disingkat Co.Cork). Contoh:

Paddy Irwin

12 McGrath Avenue

Dublin 2

Co. Cork

Ireland

Prancis

Di negeri mode ini, umumnya nama belakang penerima surat ditulis dengan huruf kapital. Contoh:

Mme. Sabine PAPIN

Chateu de Saint Denis

13 Route de ST-CYR

38000 Marseille

France

Jepang

Di negeri sakura ini, alamat ditulis dengan urutan terbalik dari urutan umumnya, yaitu dimulai dari nama negara, diikuti perfektur (propinsi), kota, nama jalan dan nama penerima surat. Contoh:

JAPAN, Tochigi-gen,

Utsonumiya-shi,

Minemachi, 3-chome, 7

Aki Gokita

 Reference
  1. https://www.tofugu.com/japanese/how-to-write-letters-in-japanese/
  2. https://www.usps.com/send/international-addressing-tips.htm
  3. http://clik.dva.gov.au/health-policy-library/defence-service-homes-dsh/general-orders/data-entry-protocols/5-addressee-details-correspondence
  4. http://www.amamanualofstyle.com/view/10.1093/jama/9780195176339.001.0001/med-9780195176339-div2-26

Kontribusi Apa Saja Yang Ingin Anda Berikan ke Perusahaan Ini?

Bagi seorang karyawan, memberi kontribusi dalam pekerjaan sudah merupakan keharusan, bahkan menjadi hal yang terpenting.

Bagaimanapun sebuah perusahaan akan menilai kinerja seorang karyawan dari kontribusi yang bisa dan telah diberikan.

Apakah kontribusinya positif dan bermanfaat bagi kelangsungan perusahaan atau tidak. Berikut ini adalah sejumlah kontribusi yang bermakna penting bagi perusahaan :

Komitmen

Komitmen adalah salah satu kontribusi yang mudah dinilai dari performa seorang karyawan. Hal itu penting dalam membangun sebuah relasi jangka panjang menuju kesukesan.

Layaknya sebuah janji dalam sebuah hubungan, komitmen menjadi dasar atau fondasi dari relasi tersebut.

Kerja keras dan determinasi

Dalam segala hal, kerja keras menjadi bagian yang krusial menuju sebuah kesukesan. Komitmen tanpa kerja keras pun akan terasa hambar dan tidak bermakna.

Sebuah kerja keras perlu juga dilengkapi dengan determinasi, yang bisa dibilang dapat menyempurnakan kualitas kerja.

Determinasi adalah kemampuan menentukan target yang jelas sesuai kebutuhan perusahaan dalam setiap pekerjaannya.

Kreativitas

Kalau dua hal diatas menjadi hal yang rutin dan umum terlihat bagi sebuah perusahaan, kreativitas adalah hal yang bisa menentukan kemajuan sebuah usaha.

Kemampuan menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dari yang lain bisa menjadi kunci kesuksesan dalam berbagai hal, termasuk bagi karyawan di perusahaan.

Loyalitas dan dedikasi

Di era modern ini, mungkin loyalitas dan dedikasi terasa tidak begitu penting.

Namun, bagi perusahaan yang telah menginvestasikan sumber dayanya dalam menyeleksi dan melatih, apalagi juga memberikan fasilitas dan prasarana pengembangan diri kepada karyawannya, sudah selayaknya mendapatkan timbal balik dari mereka.

Karyawan yang loyal dan berdedikasi tinggi berarti selalu fokus terhadap tugas-tugasnya dan selalu ada di saat yang diperlukan.

Kejujuran dan Integritas

Dua sikap diatas merupakan hal yang esensial dalam kehidupan, termasuk di dalam pekerjaan.

Kejujuran dan integritas adalah kunci untuk mendapatkan kepercayaan dari perusahaan, apalagi jika ingin terlibat dalam proyek-proyek besar.

Hal tersebut dapat menguntungkan bagi karyawan dalam pengembangan skill maupun pengalaman serta referensi yang baik dari perusahaan.

Kejujuran juga menjadi modal utama untuk tugas yang minim pengawasan, sesuatu yang kian jamak ditemui saat ini.

Gairah dan semangat memotivasi diri

Dalam bekerja, unsur gairah (passion) mampu memudahkan pekerjaan sekaligus mengurangi beban dalam bertugas.

Sesuatu yang mungkin bagi orang lain tampak sulit atau mungkin membosankan dapat berubah menjadi hal yang menyenangkan bila kita memiliki gairah dalam melakukannya.

Di samping itu, semangat memotivasi diri juga krusial terutama dalam mengahadapi tantangan dan masalah yang harus dihadapi bersama.

Perusahaan akan memberi nilai lebih bagi karyawan yang mampu berkontribusi dengan dua hal tersebut.

Perilaku positif

Sikap ini memang bukan kontribusi utama yang diharapkan oleh perusahaan. Namun, perilaku positif sangat bermanfaat untuk menciptakan atmosfer kerja yang kondusif, menyenangkan bahkan inspiratif.

Sikap ini bisa berupa sifat humoris, sabar mendengarkan dan mendeteksi masalah sejak dini serta mampu menjadi penengah dalam sebuah konflik.

Fleksibilitas dan kemampuan bekerjasama (teamwork)

Di era modern ini, fleksibilitas menjadi hal yang kian diperlukan oleh perusahaan. Maka dari itu karyawan yang dapat mengajukan hal tersebut dalam kontribusinya akan lebih bernilai tinggi.

Fleksibilitas dalam hal ini berarti mampu bekerja dengan siapapun dengan kondisi apapun bahkan kapanpun dan dimanapun berada tanpa kesulitan.

Apalagi kini karyawan diharapkan mampu menangani tugas diluar divisinya jika diperlukan. Hal itu pada akhirnya juga akan bermanfaat dalam menambah pengalaman kerja karyawan itu sendiri.

Minat untuk belajar dan berkembang

Idealnya sikap ini dimiliki para karyawan baru atau yang baru lulus. Tetapi sebenarnya minat untuk belajar dan berkembang hendaknya dimiliki semua karyawan.

Bentuk kontribusi ini akan sangat berguna bagi karyawan sendiri untuk menambah skill dan pengetahuannya.

Sedangkan bagi perusahaan, hal itu dapat menunjukkan sikap positif pekerjanya untuk selalu dinamis berkembang menghadapi tuntutan zaman.

Reference
  1. http://www.mpssoft.co.id/blog/profesi/apa-yang-bisa-anda-berikan-untuk-perusahaan-ini-cara-jawabnya/
  2. Loretto, Penny. The Top 10 Work Values Employers Look for. 2017, October 21. Retrieved from https://www.thebalance.com
  3. Bianca, Audra. Examples of  Positive Contributions in a Job. Retreived from http://work.chron.com
  4. http://www.experd.com/id/articles/2014/09/407/kontribusi.html
  5. http://pakarkinerja.com/bila-kontribusi-dan-ketaatan-anda-pada-nilai-perusahaan-tinggi-maka-karir-anda-pun-akan-melesat/

Apa Itu Zip Code

ZIP Code atau dalam bahasa Indonesia umumnya dikenal sebagai kodepos. Kode ini digunakan untuk efisiensi dan mempermudah pengiriman surat maupun paket dari dan ke berbagai wilayah di sebuah negara.

ZIP sendiri kepanjangan dari Zone Improvement Plan. ZIP Code atau kode pos ini biasanya terdiri dari beberapa angka yang menunjukkan kode dari sebuah area.

Umumnya, kodepos terdiri dari lima angka. Namun, ada juga yang memiliki angka tambahan untuk lokasi yang lebih detil.

Menurut penggunaannya, sebenarnya ada 4 jenis kodepos

  • kodepos unik (kodepos yang hanya digunakan untuk alamat yang menerima volume surat yang tinggi, seperti kantor-kantor dan lembaga-lembaga pemerintah serta pusat-pusat bisnis)
  • kodepos khusus PO BOX (Post Office Boxes) (kodepos yang hanya digunakan untuk pengiriman via kotak pos)
  • kodepos militer (kodepos khusus untuk kalangan militer)
  • kodepos standar (kodepos yang digunakan untuk umum)

Sejarah Kode Pos

Kemunculan kode pos diawali oleh penggunaan kode wilayah untuk sejumlah kota besar Amerika Serikat di tahun 1943.

Dua tahun sebelumnya, Jerman sebenarnya telah menggunakan sistem kodepos pertama kali di dunia.

Namun baru setahun kemudian di AS, Robert Moon mengajukan sistem kode ZIP saat bekerja menjadi inspektur pos yang awalnya hanya menggunakan 3 angka.

Selang hampir dua puluhan tahun kemudian, tepatnya di tahun 1963, sistem 5 angka seperti yang kita kenal sekarang baru digunakan karena dibutuhkan kode yang lebih sistematis dan terorganisir. Beliau pun juga kemudian dikenal sebagai penemu kode pos.

Di tahun 1983, Kantor Layanan Pos AS memperkenalkan sistem ZIP + 4. Kodepos yang dikenal ‘plus 4’ atau ‘dengan kode tambahan’ tersebut digunakan untuk pengiriman ke alamat yang lebih spesifik seiring dengan berkembangnya penduduk dan model pemukiman saat itu.

Kodepos tersebut biasanya lebih sering digunakan untuk sejumlah tempat umum yang memerlukan kode lokasi yang lebih detil seperti di gedung perkantoran, area kompleks perumahan hingga blok-blok apartemen.

Di Indonesia sendiri, kodepos baru digunakan di era 80an oleh PT Pos Indonesia, yang dahulu masih berstatus perusahaan umum (perum).

Jumlah angka digit yang dipakai sama dengan yang dipakai di sistem pos internasional, yaitu lima digit.

Sejumlah negara lain dari anggota Universal Postal Union bahkan masih belum menggunakan sistem kodepos ini seperti Panama, Vietnam dan Irlandia

Arti angka kode pos

Dalam kodepos ada setidaknya 5 angka yang mengandung arti tertentu yaitu:

  • angka pertama menunjukkan kode wilayah lokasi kantor pos berada
  • angka kedua dan ketiga menunjukkan kode kabupaten atau kotamadya
  • angka keempat menunjukkan kode kecamatan
  • angka kelima menunjukkan kode kelurahan atau desa

Berikut adalah zona lokasi kantor pos di Indonesia.

Contoh: Kode pos 60234 berarti

6 adalah kode kantor pos zona Jawa Timur

02 adalah kode Surabaya

3 adalah kode kecamatan Gayungan

4 adalah kode kelurahan Menanggal

Untuk wilayah Jabodetabek ada sedikit perbedaan. Berikut penjelasan detilnya:

(DKI Jakarta)

Angka pertama adalah 1

Angka kedua adalah kode kota

Angka ketiga adalah kode kecamatan

Angka keempat adalah kode kelurahan

Angka kelima adalah 0

(Bodetabek – Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi)

Angka pertama adalah 1

Angka kedua adalah

  • (5) untuk Tangerang
  • (6) untuk Bogor dan Depok
  • (7) untuk Bekasi
  • (8) untuk wilayah pedalaman Lebak
  • (9) untuk Bandara Soekarno-Hatta

Untuk ketiga angka tersisa sama dengan contoh diatas.

Reference
  1. http://itdare.blogspot.co.id/2014/12/sejarah-panjang-sebuah-kode-pos.html
  2. http://kodepos.nomor.net/_kodepos.php?_i=penjelasan-kodepos&sby=000000
  3. http://www.randomhistory.com/zip-code-history.html
  4. www.posindonesia.co.id/index.php/sejarah-pos/
  5. http://goencakep.blogspot.co.id/2017/01/pengertian-dan-penggunaan-kode-pos.html

Perlawanan Rakyat Maluku

Maluku merupakan salah satu wilayah di Indonesia timur yang memiliki sejarah panjang sebelum merdeka.

Kawasan itu sudah didatangi dan diduduki berbagai bangsa asing mulai Arab, Portugal, Spanyol, Inggris, Belanda dan Jepang selama lebih dari 2000 tahun.

Bangsa-bangsa tersebut umumnya memiliki motif awal perdagangan dalam lawatannya kesana.

Selain itu, kayanya rempah-rempah di Maluku juga menarik minat bangsa asing. Niat mereka untuk memonopoli dan mendominasi inilah yang memicu perlawanan rakyat.

Perlawanan rakyat Maluku terjadi pada masa pendudukan kerajaan Portugal dan Belanda pada abad ke 14, 15 dan 18.

Kedua bangsa tersebut memiliki misi yang sama, menguasai dan memonopoli perdagangan hasil alam kepulauan Maluku.

Berikut rincian perlawanan terhadap dua bangsa asing yang paling lama menduduki kepulauan tersebut.

Perang melawan Portugal

Perlawanan terhadap Portugal sebenarnya baru terjadi pada tahun 1550, atau sekitar 35 tahun setelah kedatangan mereka.

Pada awalnya mereka tiba di Ternate dan hanya melakukan kerjasama dagang dengan kerajaan setempat.

Berikut sebab-sebab munculnya perang melawan bangsa Eropa selatan tersebut:

  • Portugal mulai mencampuri urusan domestik kerajaan Ternate yang beragama Islam.
  • Portugal bertindak sewenang-wenang terhadap rakyat, terutama setelah berhasil mengusir Spanyol dari Tidore.
  • Portugal mulai memonopoli perdagangan rempah-rempah yang sebelumnya bebas tanpa ikatan.
  • Portugal menangkap dan membunuh Sultan Hairun dari Ternate, pemimpin pemberontakan.

Tak pelak, perang pun pecah di tahun 1571, tak lama setelah terbunuhnya Sultan Hairun. Kali ini perlawanan dipimpin oleh Sultan Baabullah, putra Sultan Hairun.

Sultan asal Ternate ini berhasil mempersatukan suku-suku di Maluku untuk melawan Portugal. Di samping itu, ia juga sukses bersatu dengan Tidore, usai menikahi adik Sultan Tidore.

Kerajaan tersebut adalah pesaing terbesar Ternate yang berlatar belakang Kristen.

Pertermpuran berlangsung di berbagai wilayah Maluku mulai di Ambon hingga pulau Buru.

Benteng-benteng lawan pun berhasil ditaklukkan, kecuali benteng Sao Paulo yang ditempati gubernur Lopez de Mesquita.

Akhirnya pada tanggal 15 Juli 1575, Portugal  menyerah setelah hampir lima tahun diisolasi di benteng tersebut dan meninggalkan Ternate.

Namun, sejumlah warga negara Portugal yang menikah dengan penduduk setempat masih diperbolehkan tinggal.

Perang melawan Belanda

Pada awalnya, Belanda merupakan sekutu di Maluku saat Portugal berusaha menguasai kepulauan itu kembali di akhir abad 16.

Setelah sempat membantu rakyat Maluku mengusir Portugal, Belanda akhirnya sukses menguasai wilayah tersebut selama 300 tahun.

Berikut sebab-sebab perang melawan bangsa di Eropa barat tersebut:

  • Belanda memberlakukan sistem monopoli perdagangan rempah-rempah
  • Belanda memerintahkan pelayaran Hongi untuk mengontrol ketat kegiatan dagang diseluruh area.
  • Belanda memerintahkan pemusnahan hasil rempah-rempah bila harga turun dan penanaman masal jika harga naik.
  • Belanda mengurangi jumlah sekolah, guru dan pendeta.
  • Residen Van Den Bergh menolak membayar perahu rakyat dengan harga yang layak.

Tak lama setelah VOC menancapkan kekuasaannya di tanah Maluku, rakyat mulai melakukan pemberontakan-pemberontakan.

Tetapi sayangnya berhasil ditumpas. Berikut beberapa diantaranya:

  • Di tahun 1635, dipimpin oleh kapten Hitu, Kakiali. Pemberontakan gagal karena ia dibunuh oleh seorang pengkhianat setempat.
  • Telukabesi dari Hitu sempat melanjutkan perjuangan Kakiali. Tetapi berhasil digagalkan VOC di tahun 1646.
  • Di tahun 1650, dipimpin Saidi. Perlawanan kembali gagal di tahun 1655 setelah sempat meluas ke Saparua dan pulau Seram.
  • Di akhir abad 18, dipimpin Sultan Jamalluddin. Perjuangannya gagal setelah ia ditangkap dan diasingkan di Sri Lanka.
  • Di tahun 1797, dipimpin Sultan Nuku dari Tidore. Perlawanan gagal di tahun 1805 saat sultan meninggal. Sebelumnya ia sempat merebut kembali Tidore dari penjajah.
  • Di tahun 1817, dipimpin oleh Thomas Matulessy atau kapten Pattimura, bersama Paulus Tiahahu, Said Parintah dan Kristina Martha Tiahahu. Pemberontakan kembali gagal setelah sejumlah tokoh berhasil ditangkap dan dihukum gantung di Ambon. Sedangkan Kristina Martha meninggal saat perjalanan ke pengasingan. Sebelumnya mereka sempat sukses merebut benteng Duurstede di Saparua.

Sejumlah perlawanan diatas menunjukkan bahwa perang yang tidak didukung persatuan nasional mudah untuk digagalkan. Maka dari itulah, persatuan bangsa perlu dijaga.

Referensi

  1. Aziz, Maliha dan Asril. Sejarah Indonesia III. Pekanbaru: Cendikia Insani.

Anggota AFTA

AFTA (Asean Free Trade Area) atau Kawasan Perdagangan bebas ASEAN adalah sebuah kesepakatan dagang antar negara-negara anggota di Asia Tenggara.

Perjanjian ini lebih difokuskan pada upaya mendukung perkembangan industri lokal negara-negara anggotanya disesuaikan dengan standard internasional.

Berikut tujuan kesepakatan yang ditanda tangani pada tanggal 28 Januari 1992 tersebut:

-mendorong peningkatan daya saing ASEAN dalam perdagangan dunia sebagai pusat produksi dengan menghapus bea ekspor impor dan hambatan non-bea antar anggotanya.

-menarik pihak asing untuk berinvestasi di ASEAN

Untuk mewujudkan misi tersebut, ASEAN memberlakukan kebijakan CEPT (Common Effective Preferential Tariff) atau tarif pilihan efektif umum. Sekitar 8000 komoditas telah menikmati kebijakan bebas bea ini.

Anggota AFTA

AFTA sendiri sudah diberlakukan bersama MEA di tahun 2015 dengan 6 negara anggota utama plus 4 anggota tambahan. Berikut profil negara-negara tersebut.

1-Singapura

Negeri kecil berpendapatan per kapita 85,400 dollar AS ini adalah yang terdepan dalam perekonomian Asia Tenggara.

Dengan menduduki peringkat ke lima daftar negara termakmur di dunia tentunya sudah menjadi modal yang menjanjikan.

Apalagi Singapura juga berada di nomor 19 daftar negara pengekspor dunia dengan ekspor andalan sirkuit elektronik terpadu, minyak olahan dan komputer.

Hal itu telah membuktikan bahwa negara kota ini sudah menjadi pemain di pasar dunia sebelum AFTA dimulai.

2-Brunei Darussalam

Negara di utara pulau Borneo ini termasuk negara termakmur dunia dengan berada di peringkat kedelapan.

Brunei yang berpendapatan per kapita 78,400 dollar AS ini juga sudah aktif di pasar dunia.

Dengan surplus 2,4 milyar dollar AS pada neraca perdagangannya, negeri ini memiliki andalan ekspor gas bumi dan minyak mentah.

Tak heran jika Brunei menduduki peringkat 96 daftar negara pengekspor dunia.

3.-Malaysia

Negara di perbatasan Indonesia ini berada di peringkat 70 negara termakmur dunia.

Malaysia berpendapatan per kapita 27,000 dollar AS dengan surplus 78,8 milyar dollar pada neraca perdagangannya.

Negeri Jiran ini juga menduduki peringkat 18 negara perekspor dunia dengan produk andalan sirkuit elektronik terpadu, gas bumi dan produk minyak olahan. Hal itu membuktikan Malaysia telah cukup siap berperan di pasar dunia.

4-Indonesia

Negara berpenduduk 258 juta jiwa ini merupakan pangsa pasar potensial bagi perdagangan dunia.

Indonesia berpendapatan per kapita 11,100 dollar AS dan berada peringkat ke 26 negara pengekspor dunia.

Produk andalan negara kepulauan ini adalah umumnya hasil alam seperti batu bara, kelapa sawit, gas bumi dan karet.

Dengan berada di peringkat 130 negara termakmur dunia, Indonesia tengah bersiap untuk berperan lebih aktif sebagai produsen ketimbang sebagai konsumen dalam perdagangan dunia.

5-Thailand

Negeri Gajah Putih ini berpendapatan per kapita 16,3 dollar AS dan berada di peringkat 100 negara termakmur dunia.

Thailand juga menduduki peringkat 20 negara pengekspor dunia.

Produk andalan negeri yang terkenal dengan pariwisatanya ini adalah komputer, truk dan sirkuit elektronik terpadu.

Dengan modal diatas, Thailand sudah cukup siap untuk berperan aktif di perdagangan dunia.

6-Filipina

Negeri kepulauan di utara Sulawesi ini berada di nomor 154 negara makmur dunia. Filipina memiliki pendapatan per kapita 7,390 dollar AS ini menduduki peringkat 39 negeri pengekspor dunia.

Beberapa produk andalannya adalah sirkuit elektronik terpadu, computer, alat-alat semikonduktor dan bagian-bagian peralatan kantor. Kini, negeri tersebut tengah bersiap berperan di pasar dunia.

Berikut ini adalah empat anggota tambahan AFTA, yaitu:

AFTA kini telah menjadi bagian dari perdagangan global. ASEAN sudah selayaknya memanfaatkannya untuk memasarkan produk-produk terbaiknya di pasar dunia sekaligus meningkatkan kemakmuran rakyatnya.

Referensi
  1. Hunt, Luke. Singapore Drives AFTA. 2011. February, 24. Retrieved from thediplomat.com.

Rumus Tegangan Tali

Tegangan tali adalah salah satu gaya yang sering diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Gaya tegangan ini merupakan bagian dari hukum Newton dalam ilmu fisika.

Gaya ini sebenarnya adalah tegangan yang berada pada sebuah tali, kabel, benang atau apapun yang dapat merenggang saat dihubungkan dengan sebuah benda.

Tegangan akan muncul saat benda itu ditarik, digantung, diayunkan atau ditahan. Hal ini dapat berpengaruh pada kecepatan atau bahkan bentuk dari benda tersebut.

Inilah yang menjadi salah satu elemen utama dalam pekerjaan konstruksi seperti yang dilakukan para arsitek dan insinyur.

Tegangan ini hanya dapat dihitung dengan rumus sesuai keadaan bidang, gaya yang diberikan pada benda dan beberapa hal lainnya.

Hal ini sangat berhubungan dengan hukum Newton kedua (F= m x a). Berikut beberapa contoh pengembangan rumus hukum tersebut sesuai kondisinya.

Rumus Tegangan Tali

Dalam menghitung tegangan tali, rumus utamanya adalah

T = m x g  + m x a

T= tegangan

M= massa benda

g= percepatan gravitasi yaitu 9.8 m/s2

a= percepatan dalam m/s2

Berikut adalah beberapa modifikasi perhitungan rumus tersebut
1- Tegangan digantung dengan satu tali

Untuk benda yang diikat pada seutas tali, gaya tegangan berasal dari reaksi dari dua ujung tali.

Bila benda maupun tali dalam posisi diam, maka tegangan adalah sama dengan gaya gravitasi (T = Fg). Sehingga rumusnya adalah T = m x g. Contoh:

Gaya tegangan benda 5 kg adalah

5 x 9,8 m/s2 adalah 49 Newton.

Sedangkan bila benda tersebut ditarik ke atas dengan percepatan 2 m/s2 maka gaya tegangannya adalah

T = Fg + m x a

=  49 N + 5 kg x 2

=  59 N

2-Tegangan digantung dengan dua tali

Untuk benda yang diikat dengan dua tali dengan sistem membentuk huruf Y pada sebuah kayu, maka rumus yang digunakan pun berbeda.

Contohnya sebuah benda bermassa 20 kg digantung dengan dua tali di sebuah kayu dengan sudut yang sama 30 derajat. Maka perhitungan tegangannya adalah

T1 = T2 dan T = mg dikali sinus sudut antara kedua tali tersebut yang menahan benda. (Untuk sin(30) adalah 0,5). Maka gaya tegangannya ialah

T1/ T2 =  0,5 x 20 (9,8)

= 98 N

3-Tegangan yang ditarik pada bidang datar

Untuk benda yang ditarik pada bidang datar, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menghitung gaya tegangan. Selain massa benda, percepatan, ada juga gaya karena gesekan dengan bidang (Fr). Rumusnya adalah

Fr = mu x N

mu = koefisien gesekan

N = gaya normal / Tegangan tali normal

Gaya gesek sendiri ada dua macam, yaitu:

  • gaya gesek statik ( gaya yang bisa membuat benda diam menjadi bergerak)
  • gaya gesek kinetik (gaya yang bisa membuat benda yang bergerak tetap bergerak)

Berikut contoh perhitungannya.

Bila sebuah benda bermassa 50 kg ditarik secara horizontal di bidang yang memiliki koefisien gesek kinetik 0,4. Kemudian benda bergerak dengan kecepatan tetap dan dipercepat dengan akselerasi 1,5 m/s2, maka rumusnya adalah.

T = Fa (gaya dari percepatan) + Fr (tegangan dari gesekan)

= (m x a) + ( mu x N)

Fa = 50 x 1,5

= 75 N

N = m x g

= 50 x 9,8

= 490 N

Jadi gaya tegangannya adalah

T = 75 + (0,4 x 490 )

= 271 Newton

Contoh-contoh diatas adalah sebagian kecil dari perhitungan tegangan tali. Rumus tersebut masih dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan kondisi sebenarnya di lapangan.

Pemahaman terhadap konsep dasar rumus itulah yang paling penting bagi para siswa.

Referensi

Lucas, Jim. Force, Mass & Acceleration: Newton Second Laws of Motion. 2014 June, 26. Retrieved from livescience.com.

Tugas PPKI dan PPUKI

PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada awalnya adalah badan bentukan Jepang dengan nama Dokuritsu Yunbi Inkai.

Badan ini didirikan pada tanggal 7 Agustus 1945 dan diresmikan dua hari kemudian oleh Marsekal Hisaichi Terauchi setelah komandan tentara Jepang di Asia Tenggara itu bertemu dengan sejumlah tokoh nasional di Saigon, Vietnam, yaitu Soekarno, Moh. Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat.

Badan yang menggantikan BPUPKI ini memiliki 21 anggota utama dan 6 anggota tambahan tanpa sepengetahuan Jepang. Berikut para anggotanya:

  1. Ir.Soekarno – ketua
  2. Drs. Moh. Hatta – wakil ketua

Para anggotanya adalah

  • Dr.Mr. Soepomo
  • Pangeran Soerjohamidjojo
  • KRT Radjiman Wedyodiningrat
  • Pangeran Poerbojo
  • R P Soeroso
  • Mr.Teuku Muhammad Hasan
  • Kiai Abdoel Wachid Hasjim
  • Mr. Abdul Maghfar
  • Soetardjo Kartohadikoesoemo
  • Andi Pangerang
  • Otto Iskandardinata
  • A.H Hamidan
  • Ki Bagus Hadikusumo
  • Drs. Yap Tjwan Bing
  • Abdoel Kadir
  • Mr. Johannes Latuharhary
  • GSSJ Ratulangi
  • I Goesti Ketoet Poedja
  • Mohammad Amir

Sementara anggota tambahannnya adalah

  • Ki Hadjar Dewantara
  • Kasman Singodimejo
  • Ahmad Soebardjo
  • Sajoeti Melik
  • Iwa Koesoemasoemantri
  • RAA Wiranatakoesoema

Tugas PPKI

Tugas-tugas yang diemban PPKI adalah sebagai berikut:

  • mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia
  • mengesahkan undang-undang dasar negara
  • memilih dan mengangkat presiden dan wakil presiden Indonesia, yaitu Soekarno dan Moh.Hatta
  • membentuk komite nasional yang membantu tugas presiden sebelum MPR dan DPR terbentuk

Sidang-sidang PPKI

Dalam perjalanan sejarahnya, PPKI mengadakan sidang sebanyak tiga kali dengan berbagai fokus yang berbeda. Berikut hasil-hasil sidangnya

Sidang pertama (18 Agustus 1945)

Dalam sidang pertama inilah enam anggota tambahan tersebut diselipkan setelah sempat ditolak oleh sejumlah golongan muda karena dianggap badan bentukan Jepang. Hasil sidang pertama ini yaitu

  • mengesahkan UUD 1945 beserta pembukaannya.
  • mengganti sila pertama pancasila dengan ‘Ketuhanan yang Maha Esa’ dari kalimat ‘Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya’.
  • menetapkan presiden dan wakil presiden RI
  • membentuk komite nasional.

Sidang kedua (19 Agustus 1945)

Dalam sidang kedua ini sejumlah perangkat pemerintahan dibahas dan dibentuk. Hasil-hasilnya adalah

  • membagi Indonesia menjadi 8 propinsi sekaligus memilih gubernur masing-masing daerah, yaitu
    1.Sumatra dengan Teuku Mohammad Hassan sebagai gubernurnya.
    2. Jawa Barat dengan Sutarjo Kartohadikusumo sebagai gubernurnya.
    3. Jawa Tengah dengan R. Panji Suroso sebagai gubernurnya.
    4. Jawa Timur dengan R.A Suryo sebagai gubernurnya .
    5. Sunda Kecil dengan Mr. I Gusti Ketut Puja Suroso sebagai gubernurnya.
    6. Maluku dengan Mr. J. Latuharhary sebagai gubernurnya.
    7. Sulawesi dengan Dr.G.S.S.J. Ratulangi  sebagai gubernurnya.
    8. Kalimantan dengan Ir. Pangeran Mohammad Nor sebagai gubernurnya.
  • memilih 12 menteri dalam kabinet pertama RI. Rincian menteri-menterinya adalah
    1.Departemen dalam negeri  : RRA Wiranata Kusumah
    2. Departemen luar negeri  : Mr. Achmad Soebardjo
    3. Departemen kehakiman  : Prof. Dr. Mr Soepomo
    4. Departemen pengajaran : Ki Hajar Dewantoro
    5. Departemen pekerjaan umum  : Abukusno Cokrosuyoso
    6. Departemen perhubungan  : Abikusno Comrisuyoso
    7. Departemen keuangan  : AA maramis
    8. Departemen Kemakmuran  : Ir. Surachman
    9. Departemen kesehatan  : dr. Buntaran Martoatmojo
    10. Departemen sosial : Mr. Iwa Kusuma Sumantri
    11. Departemen keamanan rakyat  : Supriyadi
    12. Departemen Penerangan  : Mr. Amir syamsudin
  • membentuk komite nasional daerah
  • membentuk Tentara Rakyat Indonesia yang berasal dari tentara Heiho dan Peta
  • memasukkan kepolisian dalam departemen dalam negeri

Sidang ketiga (22 Agustus 1945)

Sidang ketiga ini memiliki agenda utama yaitu membahas hal-hal yang berhubungan dengan pembentukan komite nasional serta beberapa organisasi lainnya. Hasil-hasilnya adalah

  • membentuk PNI (Partai Nasional Indonesia)
  • membentuk BKR (Badan Keamanan Rakyat)

Dari uraian diatas dapat disimpulkan betapa besarnya peran PPKI dalam kemerdekaan Indonesia.

Hasil kerja tokoh-tokoh tersebut perlu diapresiasi demi kemerdekaan bangsa.

Referensi
  1. Ricklefs (1982), A History of Modern Indonesia, Macmillan Southeast Asian reprint, ISBN 0-333-24380-3
  2. Simons, G.(2000). Indonesia: The Long Oppression. Palgrave Macmillan. ISBN 978-0-333-98284-6
  3. Widyantara, Alfan. Sejarah Pembentukan PPKI. 2015, Maret, 17.

Pentingnya Tata Krama Bagi Sekretaris

Sekretaris adalah profesi yang punya peran krusial dalam dunia bisnis saat ini. Bahkan, bisa dibilang dari sekretaris lah masa depan perusahaan bergantung.

Mereka bukan lagi sekedar pembantu atasan, namun lebih dari itu. Para sekretaris di dunia modern adalah ujung tombak dan perwakilan perusahaan. Mereka juga adalah penghubung dengan para klien di ranah publik.

Karena peran penting merekalah, sekretaris dituntut untuk terampil menguasai berbagai skill untuk mendukung tugas-tugas mereka yang kian kompleks.

Selain itu, mereka juga perlu memahami tata karma serta etika profesi tersebut. Itu semua demi citra baik perusahaan dan mendukung kelancaran bisnisnya.

Berikut adalah beberapa poin etika yang utama bagi sekretaris:

  • Mampu menjaga rahasia perusahaan
  • Jujur dalam bertugas
  • Loyal terhadap perusahaan
  • Dapat diandalkan di berbagai kesempatan
  • Bertanggung jawab
  • Mampu bekerja optimal tanpa pengawasan
  • Kooperatif dengan berbagai pihak
  • Fleksible dalam bertugas
  • Mampu bertugas ganda
  • Tidak menerima segala bentuk suap

Tata krama sekretaris

Selain etika diatas, para sekretaris juga perlu menerapkan berbagai tata krama di bawah ini dalam kesehariannya. Berikut rincian tata krama tersebut:

  • cara berbusana

Dalam berbusana, sekretaris perlu memperhatikan waktu, kondisi jasmani, iklim, bahan, warna dan motif pakaian, asesoris serta kosmetik.

  • cara berbicara

Beberapa hal yang perlu dilakukan sekretaris dalam berbicara seperti

  1. tidak ceroboh
  2. tidak menyinggung perasaan pihak lain
  3. tidak memuji diri dan bergosip
  4. tidak membicarakan hal pribadi
  5. tidak memotong pembicaraan
  6. tidak membesar-besarkan masalah sepele.
  • cara mendengarkan

Sekretaris perlu mendengar berbagai pembicaraan dengan seksama dan merespons serta mengambil kesimpulan dengan bijak.

  • cara duduk

Saat duduk, sekretaris, terutama wanita, perlu memperhatikan kesopanan sekaligus kenyamanan dalam posisinya.

  • cara berjalan

Saat berjalan, sekretaris perlu menampilkan kepercayaan diri yang tidak berlebihan dan aura positifnya.

  • cara makan dan minum

Saat makan dan minum, sekretaris perlu memperhatikan beberapa hal seperti

  1. tidak terburu-buru
  2. memilih makanan dan minuman sesuai dengan kondisi dan situasi
  3. mengkonsumsi makanan dan minuman dengan cara yang sopan
  4. menawarkan kepada kawan atau orang sekitarnya jika perlu.

Potret sekretaris modern

Profesi administratif ini masih populer bagi kaum wanita hingga saat ini. Kondisi ini praktis tidak berubah dibandingkan dekade tahun 50an. Meski begitu, peran dan tugas mereka telah banyak berkembang.

Kini, profesi ini lebih umum disebut sebagai staff administrasi, personal asisten dan sebagainya.

Mereka kini lebih diberi kewenangan dalam proses pengambilan keputusan dalam lingkup administrasi perusahaan, bukan lagi sekedar ajudan direktur.

Di samping itu, para sekretaris juga diandalkan untuk mengelola dan menata semua kebutuhan perusahaan.

Berikut adalah beberapa skill yang diperlukan untuk menjadi sosok sekretaris modern yang ideal:

  • program komputer administrasi perkantoran
  • pengolahan data digital dan fisik
  • komunikasi efektif sebagai penghubung manajemen dan staff.
  • manajemen SDM untuk melatih staff baru.
  • perencanaan proyek dan riset.
  • pemahaman beberapa bahasa asing.

Dengan sejumlah tugas diatas, peran sekretaris juga makin luas dan kompleks.

Mereka lebih sering bertemu dengan berbagai pihak termasuk media massa dan klien luar negeri.

Maka dari itu, makin pentinglah tata karma dalam profesi ini karena secara tidak langsung mereka adalah wajah perusahaan atau institusi yang diwakilinya bagi publik.

References
  1. Carolina, Ana. The Secretarial and Office Professional Ethics. 2009, November, 23. Retrieved from secretarynowadays.blogspot.co.id
  2. Odendaal, Adrian. Why Today’s Secretaries Are Much More than Just Secretaries. 2015, July 1. Retrieved from oxbridgeacademy.edu.za.